PALEMBANG,HS – Batik merupakan salah satu warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia, dan kita patut bangga karena banyak macam-macam motif yang terdapat di Indonesia. Kain batik menjadi tren busana beberapa tahun terahir ini, tidak sebatas pada batik tulis dan batik cap saja, tetapi berkembang pada batik kontemporer.

Agar batik tidak punah oleh derasnya arus globalisasi, Berdasarkan fenomena tersebut untuk meningkatkan kreatifitas dan kebersihan lingkungan maka Pertemuan rutin darma wanita persatuan SMA dan SMK perwakilan dari 17 Kabupaten Kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan pertemuan dan menggelar kegiatan yang bertajukkan ‘Melalui pelatihan seni batik ecoprint, kita tingkatkan potensi dan kreatifitas’ di halaman SMA Negeri 10 Palembang Sabtu (14/2/2020)

Ketua Darma wanita Provinsi Sumsel Hj.Triany Riza Fahlevi Mengatakan, kegiatan ini salah satu dibidang pendidikan yaitu pelatihan ecoprint bertujuan memberikan ilmu atau pembekalan kepada anggota – anggota darma wanita Dinas Pendidikan provinsi Sumsel di 17 Kabupaten Kota agar memiliki pengetahuan dan keterampilan bagaimana membatik dengan teknik ecoprint dengan mengandeng galery Wong Kito.

Selain itu menambah wawasan kedepannya akan berkembang untuk menunjang ekonomi kreatif setelah mendapatkan pelatihan nantinya bisa ditularkan kepada keluarga atau bagi kepala sekolahnya bisa ditularkan para peserta didiknya.

Triany Mengatakan, batik ecoprint diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu, batik ecoprint juga bisa menjadi daya tarik wisata di Kota Sumsel

“Batik ecoprint bisa menambah perekonomian masyarakat jika ditekuni dan dilakukan dengan semangat dalam memproduksi ketrampilan rumahan ini. “Apabila pelajar di berikan pelatihan membanti ecoprint, kita harapkan bagi mereka yang ydiak melanjutkan perguruan tinggi bisa mengembangkan potensi membatik yang telah dapat dari sekolah, dan mereka juga bisa membuka galeri sendiri dan dapat menciptakan lapangan kerja,” tutupnya