OGAN ILIR,HS –  Marzuki A karim anggota DPRD Ogan Ilir (OI) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi “out ” keluar dari keanggotaan nya di Fraksi PPP DPRD Ogan Ilir (OI) yang diketuai Armin Heryadi.

Sebelumnya, keterwakilan satu kursi Hanura di DPRD OI ini mengharuskan Marzuki bergabung ke fraksi yang ada. pilihan jatuh ke Fraksi PPP. Marzuki sempat bergabung selama kurang dari 3 tahun dengan 5 orang DPRD lainya yakni  Armin Heryadi. Sofian M Ali, Yusron Rifa’i, Ahmad Yadi dan Porsaid Abdullah
Sedikit tak lazim, Marzuki di keluarkan dari fraksi partai berlambang ka’bah tersebut tanpa ada pemberitahuan tersirat maupun tersurat sebelumnya. Tiba-tiba di muka  sidang peripurna ke V LKPJ Bupati tahun 2016. Selasa (14/3/2017) yang di pimpin oleh wakil ketua I Ahmad Syafe’i. ketua Fraksi PPP Armin Heryadi mengumumkan bahwa Marzuki di keluarkan dari ke anggotaan fraksi PPP.
” untuk meng-efisienkan fraksi utuh, Fraksi PPP mengeluarkan Marzuki dari ke anggotaan fraksi kami. 5 anggota fraksi utuh PPP tanpa ada anggota nya dari lintas partai.” demikian ungkap Armin di paripurna.
tak dapat berbuat banyak. Marzuki hanya mengatakan bahwa ketua Fraksi Armin Heryadi tidak ada etika berpolitik dalam menentukan sikap kendati pencabutan nya sebagai anggota fraksi.
” kalau memang sudah menjadi keputusan mereka, ya sudah. hanya saja etika politik harus diutamakan. paling tidak ada surat pemberitahuan terlebih dahulu.” Ujar Marzuki
Melihat dinamika politik tersebut. Endang PU Ishak selaku anggota Fraksi Golkar spontan mengajak dan menerima Marzuki untuk bergabung di fraksi Golkar.
” dengan mengucap bismiilah kami terima saudara Marzuki untuk bergabung di fraksi Golkar”  kata endang.
undangan  bergabung dari Endang PU Ishak tersebut di sambut Marzuki dengan mengatakan ia siap bergabung ke Fraksi Golkar.
” siap bergabung ke Fraksi Golkar.” Kata Marzuki.
Ahmad Syafei selaku pimpinan sidang paripurna mengaku sempat kaget dengan keputusan fraksi PPP yang di sampaikan di muka paripurna tersebut. lantaran sebelumnya tidak ada pemberitahuan  kepada nya selaku unsur pimpinan.
” hanya kaget. sebab sebelumnya tidak ada pemberitahuan. namun nanti kami akan mintai keterangan tertulis dari Fraksi Golkar dengan adanya penambahan anggota fraksi mereka dari 7 menjadi 8 orang anggota nya.” kata Ahmad. (Arza)