PALEMBANG,HS  –  Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI menilai inovasi pelayanan di Sumsel memang cukup banyak Namun masih kalah dibandingkan daerah lain Untuk itu Kementerian akan mendorong berinovasi pelayanan.
Hal ini diungkapkan Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Prof DR Diah Natalisa saat di wawancarai usai rapat dengan gubernur sumsel digriya agung senin (20/3)

“Ya, kami ingin membantu peningkatan pelayanan publik di Sumsel yang dinilai sudah baik Namun perlu ditingkatkan lagi agar lebih baik.” ujar Diah yang sekaligus kakak kandung dari kapolri

Ia juga mengatakan, di Sumsel ini inovasi di bidang pelayanan publik sudah muncul Tapi belum begitu banyak, padahal di dareah lain sudah sangat intens, Maka dari itu pihaknya menawarkan dan menyarankan kepada pemprov Sumsel untuk mempercepat rangka  melakukan inovasi,

Lanjutnya, Selain itu pihaknya mengajak pemprov Sumsel untuk melakukan kompetisi pelayanan publik bersifat internal. Hasilnya nanti akan diikutsertakan untuk mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat nasional (KemenPAN-RB) Tidak hanya itu, pihaknya pun menyampaikan saran bagaimana inovasi di daerah lain, mana yang baik dan inovatif agar bisa diterapkan di Sumsel.

“Ya, Kalau untuk pengaduan melalui online pun masih minim. Ini juga yang perlu di dorong,” urainya

Dia juga menjelaskan, inovasi di Sumsel terbilang baik Bahkan ada beberapa pelayanan yang mendapatkan apresiasi seperti PTSP Kota Palembang, RSUD Mata, Balibangnovda dan lainnya.

Dia juga menyampaikan, Pelayanan yang paling banyak keluhan dari masyarakat ialah pelayanan kesehatan atau pelayanan BPJS.

“Ya, paling banyak keluan itu dari Pelayanan BPJS kesehatan.” tegasnya (MDN)