PALEMBANG, HS – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, merekomendasikan agar pembangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I (IT I), agar ditinjau ulang kembali perizinannya karena dianggap bermasalah dan menyalahi peraturan.

Demikian ditegaskan Ketua Komisi III, Firmansyah Hadi, di ruang rapat komisi III bersama Dinas PU PR, Badan Perizinan, Disnaker, Camat, lurah, GM JM dan Kapolsek IT I.

Dalam rapat ini, tidak ada satu pun perwakilan dari Hotel Ibis tak hadir dalam Rapat tersebut.

Ketidakhadiran Manajemen Hotel Ibis milik Thamrin, ini membuat Ketua dan anggota Komisi III geram.

“Kita sudah melayangkan surat pemangilan ke pihak Hotel Ibis, namun tidak mengindahkan pemanggilan ini, via telepon pun tidak diangkat,” tegas Firmansyah Hadi, Kamis (4/5).

Firman mengatakan, ketidakpatuhan para pengembang menjadi catatan bagi pihaknya, karena menurutnya mereka tidak mau patuh terhadap aturan yang dibuat Pemerintah kota Palembang.

“Kami bersama Dinas terkait sepakat untuk meninjau kembali perizinan. Seperti Dinas PU PR dan BLH untuk mengecek ke lapangan, dan meninjau kembali Izin Mendirikan Bangunan dan Amdalnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan Satu Pintu, Ahmad Zazuli, mengatakan, secara prinsip perizinan pembangunan Hotel Ibis sudah ada. Namun memang ada pelanggaran.

“Jadi jika ingin meninjau ulang perizinan harus ada rekomendasi dari dinas PU PR serta DLHK,” katanya.

Reny dari Dinas kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Palembang, mengungkapkan, apa yang direkomendasikan DPRD akan langsung tindaklanjuti oleh pihaknya.

“Bersama Dinas PU PR, akan berkerja sama memeriksa ke lapangan melihat sejauh mana pelangaran yang dilakukan pihak Hotel Ibis,” singkatnya.