Jjjaran Reskrim Polsek Talang Ubi ketika lakukan olah TKP.

Jjjaran Reskrim Polsek Talang Ubi ketika lakukan olah TKP.

PALI, HS – Warga Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI dibuat geger, lantaran salah satu warganya, Suarti (70) alias Karti, ditemukan tewas bersimbah darah didalam rumahnya.

Dalam kesehariannya, Korban Suarti diketahui tinggal seorang diri, karena dia tidak mempunyai suami ataupun anak dan dirinya memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan rokok dan kebutuhan pokok lainnya di warung sekaligus dijadikan tempat tinggalnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban Suarti pertama kali ditemukan oleh keponakan Evi Novriyanti alias Kiki, yang hendak belanja di warung korban.

Namun, setelah dipanggil berkali-kali, tidak ada jawaban dari korban dan pintu belakang rumah korban sudah terbuka dan perabotan rumah korban sudah diacak-acak. Lantas, Kiki mengajak Suripan yang tak lain adalah keponakan korban Suarti untuk melihat kondisi di dalam rumah.

Benar saja, saat masuk ke dalam didapati korban Suarti tewas bersimbah darah dengan posisi badan tertelungkup. Sontak, Kiki menjerit histeris dan meminta bantuan warga serta jajaran kepolisian Sektor Talang Ubi.

“Biasanya pagi-pagi, warung Uwa (korban, red) sudah buka. Tapi aku heran, ketika aku datang masih nutup. Kemudian aku membangunkan dia, namun tidak dijawab. Lalu aku ke belakang rumah, ternyata pintu belakang terbuka dan aku masuk tapi aku kaget melihat Uwa aku meninggal dengan posisi telungkup penuh darah,” beber Suripan saat ditanyai di ruang jenazah RSUD Talang Ubi, Jumat (25/11).

Mengetahui Uwanya sudah tidak bernyawa, kemudian Suripan meminta tolong warga lain untuk menghubungi polisi.

“Selang setengah jam polisi datang dan langsung memeriksa serta membawa jasad ayu aku ke rumah sakit. Penyebab meninggalnya aku tidak tahu, tapi didalam rumahnya pakaian dalam lemari sudah dalam keadaan acak-acakan, dan sejumlah barang dagangan dia seperti rokok banyak yang hilang,” katanya.

Sementara dr David, salah satu dokter jaga di RSUD Talang Ubi menjelaskan bahwa kematian korban akibat lima tusukan di bagian dada, perut dan pinggang.

“Kejadiannya diperkirakan tadi malam, karena darahnya sudah mulai mengental. Ada lima luka tusukan di bagian dada kanan dan perut serta pinggang,tapi yang paling parah ada di bagian dada,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan SIK melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondais disampaikan Kanit Reskrim, Ipda Rusli mengungkapkan bahwa anggotanya saat ini sedang melakukan penyelidikan.

“Korban diduga dibunuh dan anggota kita saat ini masih olah TKP serta mencari barang bukti serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” singkatnya. (MAN)