PALEMBANG,HS – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan fokus untuk penanganan 4 daerah yakni Muara Enim, OKI, OKU dan Lahat
yang masih tergolong rendah salah satunya komponennya angka kematian bayi di sumsel yang masih tinggi dan menjadi perhatian serius dari pemerintah provinsi sumsel untuk menekan AKB.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pemprov, Ferry menyampaikan, ada 4 daerah dengan permasalahan kesehatan tinggi dan Komponennya angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI) masih tinggi, stanting atau tinggi badan tidak sesuai, jumlah anak yang berada di satu daerah. Lalu, lingkungan dan sanitasi masih rendah. Tapi yang melakukan pemeriksaan rutin masih sangat jarang.

“Ya, Indikator kesehatan ini masih rendah,” katanya usai Penggalangan Komitmen Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di hotel 101, kamis (16/).

Dia menambahkan, Makanya perlu dilakukan pembinaan dan peningkatan program penanggulangan dan komitmen pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat didaerah.

“Ya, Penunjukan empat daerah ini dari pusat (Dirjen Kesehatan Kemasyarakatan) yang dikeluarkan pada Februari lalu dan merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya,” terangnya

Masih kata dia, Selain itu penunjukan empat daerah ini karena daerah ini juga merupakan secara SDM dan lingkungan mampu untuk melaksanakan program.

Terkait jumlah Angka Kematian Bayi, masih tinggi. Berdasarkan data, pada 2015 ada 165 dan 2016 sebanyak 142. Menurun memang tapi jumlahnya masih tinggi.

Lanjutnya, Menekan jumlah itu melakukan sosialisasi gerakan perilaku hidup sehat.  Mengingat, pada dibawah jumlah penyakit yang diakibatkan oleh penyakit menular seperti Demam Berdarah, TBC dan lainnya. Namun sekarang jumlah penyakit tidak menular seperti Jantung, deabetes meletus, stoke dan lainnya.(MDN)