PALEMBANG,HS – Dinas Perkebunan Sumsel berencana lakukan penanaman kembali (replanting) tanaman sawit yang rusak dan tua. Targetnya tahun ini, proses replanting akan dilakukan di 18 ribu hektar lahan perkebunan kelapa sawit milik rakyat.
Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, Fakhrurrozi mengatakan proses replanting yang dilakukan masuk dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dimana dana yang dianggarkan untuk proses peremajaan sebesar Rp 25 juta per hektar.
“Dananya berasal dari Kementerian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit,” ujar Fakhrurrozi Selas (23/9/2018)
Ia menjelaskan dari target 18 ribu hektar, realisasi replanting baru dicairkan 6.046 hektar kebun kelapa sawit milik rakyat. Terdiri dari 4.446 hektar kelapa sawit yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin dan 1.600 hektar lahan kelapa sawit di Kabupaten Ogan Komering Ili (OKI).
“Untuk yang di Muba itu sudah cair dan sudah ditanam bibitnya. Sementara untuk Kabupaten OKI dananya sudah cait namun belum ditanam. Mungkin dalam waktu dekat sudah ditanam,” katanya
Menurutnya, jumlah lahan sawit yang di replanting belum sebanding dengan jumlah tanaman sawit yang kondisinya rusak atau tua. Dijelaskan, luas lahan sawit yang rusak atau tua sebanyak 60 ribu hektar.
“Artinya hanya 30 persennya saja yang bisa dibantu pemerintah untuk melakukan replanting,” tutupnya