Plt Sekda PALI, Robby Kurniawan secara simbolis melakukan penyemenan jamban didampingi dr. Eni Zatila sebagai wujud dukungan terhadap program SMS.

Plt Sekda PALI, Robby Kurniawan secara simbolis melakukan penyemenan jamban didampingi dr. Eni Zatila sebagai wujud dukungan terhadap program SMS.

PALI, HS – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), TP-PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI menggelar launching Gerakan SMS yang merupakan singkatan dari Stop Meseng Sembarangan.

Acara yang juga digelar bertujuan untuk memperingati Hari Jamban se-Dunia dan Hari Kesehatan Nasional ke-52 tahun itu dipusatkan di Lapangan Bola Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi PALI, Sabtu (19/11).

Dr Hj Eni Zatila, MKM, Kepala Dinkes Kabupaten PALI menerangkan bahwa di Kabupaten PALI ada lebih dari 8.000 rumah tangga yang belum memiliki jamban.

Untuk itu, dirinya mengharapkan peran serta masyarakat dalam mendukung program SMS, seperti membuat arisan jamban atau bergotong royong bagi yang mampu membuatkan jamban bagi yang belum memiliki jamban.

“Dengan begitu, kita bisa mengejar ketertinggalan kita dan mencapai target di 2019 masyarakat PALI 100% memiliki jamban, yang tujuannya untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat PALI,” lanjutnya

Lebih jauh Eny mengatakan, bahwa program SMS yang dicanangkan oleh TP-PKK Kabupaten PALI saat ini telah diadopsi dan diterapkan di semua kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu juga, mantan Dirut RSUD Talang Ubi ini membeberkan prestasi yang berhasil ditorehkan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru berusia tiga tahun itu.

“Meski masih berusia muda, namun Kabupaten PALI telah banyak meraih prestasi tingkat provinsi, seperti Juara I Balita Sehat kategori usia 2-5 tahun, Juara I Desa Ber-PHBS serta Desa Bersih dan Sehat, Juara I Posyandu Lansia dan Juara II Sekolah Sehat.

“Ini adalah suatu yang membanggakan, dan kita bisa melihat bahwa peran serta masyarakat untuk berperilaku sehat sudah mulai terlihat,” ungkap Eni.

Ketua TP-PKK Kabupaten PALI, Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo melalui Hj Rizki Arianti Robby, Wakil Ketua II TP-PKK Kabupaten PALI dalam sambutannya mengatakan, dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, TP-PKK PALI bersama instansi terkait mengajak masyarakat untuk bahu membahu mengupayakan agar masyarakat atau keluarga di Kabupaten PALI dapat memiliki jamban 100% pada tahun 2019 sesuai target nasional.

Selain itu, lanjutnya, dalam mendukung Gerakan Masyarakat Sehat atau Germas, TP-PKK PALI juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah melalui program HATINYA PKK atau Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman.

“Bapak/ Ibu dapat menanamkan sayur atau buah lokal di pekarangan rumah, selain membuat halaman menjadi indah, juga dapat mengonsumsi sayur dan buah yang sudah ditanam,” paparnya.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan kita hari ini, menjadi langkah gerakan kita bersama menuju PALI sehat PALI yang Cemerlang,” harapnya.

Sementara itu, Bupati PALI, H Heri Amalindo yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah PALI H Robby Kurniawan SSTP MSi mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan di Kabupaten PALI atas prestasi yang telah diraih.

Dikatakan oleh Robby, saat ini di Kabupaten PALI ada 8.198 rumah tangga yang tidak memiliki jamban. Dengan jumlah sebesar itu, ungkap Robby, akan menyebabkan pencemaran lingkungan yang dapat meningkatkan kasus diare akibat sanitasi yang tidak baik.

“Jika anak-anak menderita diare kronis, dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya dan menyebabkan gizi buruk.  Hal ini tentunya akan menurunkan kualitas SDM kita yang sebenarnya merupakan modal dasar pembangunan Kabupaten PALI di masa mendatang,” ungkap mantan Pj. Bupati OKUS itu.

Dalam kesempatan itu, Robby juga mengapresiasi TP-PKK Kabupaten PALI yang telah mencetuskan program SMS  yang saat ini menjadi pilot project di Sumsel.

“Mari kita mulai berperilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari keluarga dengan mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber serat dan multivitamin alami untuk menjaga tubuh kita dari penyakit tidak menular seperti darah tinggi, kencing manis dan penyakit jantung,” ajaknya. (MAN)