PALEMBANG,HS – Untuk mendukung program Pemerintah Kota Palembang melalui program kebersihan dan penghijauan yang menjadi skala prioritas menjelang Asian Games tahun 2018, Ratusan siswa yang di komandani puluhan guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 204 melakukan kegiatan gotong royong di sekitar lingkungan sekolah tersebut, Minggu (7/5).

Kepala SDN 204 Nuraini mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini dilakukan berdasarkan Zona, untuk kecamatan Kertapati ini termasuk dalam katagori Zona 1,

“Pada hari Minggu ini seluruh kepala sekolah melakukan kebersihan di zona 1 yang dipusatkan pada kecamatan kertapati di Kota Palembang,” kata Nuraini saat ditemui kegiatan bersih-bersih.

Dikatakannya, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Masyarakat khususnya warga sekolah terhadap program Walikota Palembang menuju Palembang EMAS, 2018. Dan ini bukan akhir tapi awal kegiatan gotong royong yang akan diteruskan ditiap kecamatan.

“Kita berharap guru itu tidak hanya mengajar tapi juga mempunyai bentuk kepedulian dan tindakan dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.

Nuraini mengatakan, pada Sabtu sudah diterapkan program bersih-bersih yang dijalankan seperti Operasi Semut. Target pihak sekolah sendiri ingin melakukan kegiatan bersih-bersih dilakukan setiap hari, mulai dari pemilihan sampah dan pengelolahan sampah.

“Ya, setiap hari siswa ini ada jadwal piketnya, sebelum memasuk kelas, mereka melakukan operasi semut terlebih dahulu, “kita harus menanamkan pada siswa untuk bersahabat dengan sampah, jangan jadi musuh” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Kota Palembang H.Karim Kasim, SH, MH.mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan salah satu kegiatan yang menjadi program dari Disdik Kota Palembang dalam upaya mendukung program pemeritah kota Palembang menuju Palembang Emas 2018.

“Dengan adanya program bersih-bersih ini seluruh warga sekolah bukan hanya siswa, tetapi gurupun harus ikut secara bersama-sama melakukan bersih-bersih di lingkungan sekolah,”ujarnya.

Menurutnya, Demi tercapainya lingkungan yang ASRI perlu diadakan tindakan-tindakan yang bersifat mencegah dan mengatasi masalah yang ada. Tindakan-tindakan yang perlu dilakukan tersebut harus di awali oleh Guru yang selalu memberi contoh bila membuang sampah selalu di tempatnya. Guru wajib menegur dan menasehati siswa yang membuang sampah sembarangan terutama pada saat siswa-siswi makan dan minum dalam kelas, bungkusnya ditaruh dalam glodok bangku.

“Dengan tindakan-tindakan ini maka kebersihan sekaligus kedisiplinan akan tercapai,”pungkasnya(HSN).
.

.