Launching Sekolah Model di SMP N 2 Muaraenim.

Launching Sekolah Model di SMP N 2 Muaraenim.

MUARAENIM, HS – Untuk  meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan di Kabupaten Muaraenim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaraenim bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Sekolah Model.

“Kita berharap melalui sekolah model ini dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan pada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Muaraenim,” tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaraenim, Drs Muzakar saat launching Sekolah Model, bertempat di SMP Negeri 2 Muaraenim, Kamis (20/10).

Sekolah Model, terang Muzakar, dipilih dari sekolah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) untuk dibina oleh LPMP bersama Pemkab Muaraenim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP.

“Pembinaan oleh LPMP dilakukan sampai sekolah telah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah Model dijadikan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbasnya,” terang Muzakar.

Sementara itu Asisten 1 Pemkab Muaraenim, H Bulgani Hasan saat membuka launching Sekolah Model mengatakan pada tahun 2016 ini akan dilaksanakan program Sekolah Model. Sekolah model adalah sekolah berbasis SNP, yang mencakup delapan standar nasional pendidikan yakni standar kompetensi lulusan, standar proses, standar isi, standar penilaian, standar PTK, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar sarpras .

“Sekolah Model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain disekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri,” ucapnya.

Pada tempat yang sama, Kepala LPMP Provinsi Sumatera Selatan, Yaswardi mengatakan pembinaan kepada sekolah akan dilakukan oleh pihaknya dengan difasilitasi oleh Pemkab Muaraenim dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Pembinaan yang diterima oleh sekolah dalam bentuk pelatihan, pendampingan, supervisi serta monitoring dan evaluasi. Pembinaan tersebut dilakukan oleh LPMP hingga sekolah tersebut mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Kemandirian sekolah diukur oleh LPMP pada kegiatan monitoring dan evaluasi sesuai instrumen yang disediakan,” terangnya. (EDW)