PALEMBANG,HS – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan segera akan meneneruskan perihal tuntutan para sopir angkot konvesional melalui surat yang akan dikirim ke Kementerian Perhubungan RI,

Hal ini dikatakan Plt Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus saat menemui para Sopir Angkot Yang mengelar aksi Demo Dihalaman kantor Gubernur Sumsel Rabu (27/9/2017),

“Ya, kita akan kirim surat kepada kemenhub mengenai tuntutan para sopir angkot konvesional kota palembang, dan tinggal menunggu jawaban dari kementerian saja,” ujar Nelson

Ia juga mengatakan, pihak bukan tidak menyetujui tuntutan para pengemudi sopir konvensional, melainkan Pemerintah Provinsi tidak mempunyai kewenangan untuk mengeluarkan aturan apapun mengenai tuntutan itu,

“Tuntutan mereka bukan tidak disetujui karna pemprov tidak mempunyai kewenangan untuk mengeluarkan peraturan, karena yang berhak adalah pemerintah pusat, Makanya aspirasi mereka kita akan teruskan kepusat, kita tidak mempunyai kewenangan untuk menutup aplikasi tersebut,” tegasnya

Lanjutnya, Namun dari sekian banyaknya tuntutan yang diberikan, hanya tuntutan tidak bolehnya ngetem yang dapat ia mengeluarkan aturan tersebut, Akan tetapi pihaknya akan mengeluarkan aturan untuk semua yang melanggar,

“Ya, kita hanya mengeluarkan aturan seperti tidak boleh ngetem, itu akan kita keluarkan aturan tersebut siapa yang melanggar akan kita berikan sanksi,” pungkasnya

Ia juga mengharapkan, pengemudi Taxi konvensional dan Taxi Online sama-sama menahan diri dan tetap menjaga kondusifitas di Kota Palembang ini, sampai dikeluarkan aturan dari Pemerintah Pusat,

Sementara itu, Kapolresta Palembang Wahyu Bintoro, menambahkan, bahwa dalam aksi demo tersebut pihaknya tidak menerima laporan aksi-aksi yang anarkis atau sweeping yang dilakukan oleh kelompok paguyuban Sopir angkot ini,

“Alhamdulillah saat kita menerima laporan dari lapangan, tidak ada laporan yang anarkis, bisa dilihat sendiri situasi sangat kondusif tidak ada – ada aksi swiping dan anarkis serta berjalan lancar tertib,” lukasnya

Ia juga menyampaikan, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khusus pengemudi angkutan Online dan konvensional agar dapat bersama-sama menjaga kondusifitas di Kota Palembang yang sudah dingin ini,

“Jangan mudah terpancing termaksud ada berita-berita di media sosial jangan sampai terpancing, khusus pihak pengemudi online tidak terpancing kita serahkan semua kepada pemerintah terkait,” tutupnya (MDN)