PALEMBANG, HS – Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel memprediksi puncak arus balik kendaraan masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di H+3 atau pada 4-5 Januari 2019. Mengantisipasi hal itu Dishub menyiagakan personil di sejumlah titik pantau arus lalulintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, libur Natal dan Tahun Baru kali ini relatif cukup panjang, hal itu dikarenakan bertepatan pada masa libur sekolah.
“Untuk lonjakan penumpang arus mudik  sendiri sudah terjadi pada H-3 sampai H-1 Natal kemarin. Sementara untuk puncak arus balik kami prediksi akan dimulai pada H+3 perayaan Tahun Baru,” katanya, disela pemantauan di posko induk Nataru, Kamis (27/12).
Ia menjelaskan, sedikitnya ada enam posko yang disiapkan langsung oleh Dishub Sumsel, dan ditambah tujuh posko dari Dishub kabupaten/kota yang berada dalam kordinasi dan pengawasan Pemerintah Provinsi. Diantaranya berada di Terminal Alang-Alang Lebar, Pelabuhan Tanjung Api-Api, Pelabuhan Boombaru, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, dan di Stasiun KA Kertapati.
“Diluar posko di Stasiun KA dan Bandara SMB II, selain menyiagakan personil yang siap 24 jam kami juga menyiapkan mobil derek,” pungkasnya
Sementara untuk posko B dari kabupaten/kota ada fasilitas rest area yang disediakan bagi pengemudi. Tujuanya agar pengemuni bisa beristirahat dan meminimalisir potensi kecelakaan di jalan raya.
“Kami juga rutin berkoordinasi dengan tim medis jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ujarnya
Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi arus mudik kemarin, lonjakan penumpang tercatat meningkat di H-3 sampai H-1. Seperti yang terpantau di Terminal Alang-Alang Lebar jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) mengalami peningkatan hingga 100 persen, dari 309 penumpang mengkat hingga 679 penumpang.
Lalu, di Pelabuhan Tanjung Api-Api dimana jumlah penumpang tercatat mencapai 410 penumpang per hari dari normalnya berkisar 300 penumpang.
“Kondisi serupa juga terjadi di jalur udara dan melalui Kereta Api,” tutupnya