OKI,HS – Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan karakter wadah dari integrasi dalam pembelajaran, Undang-undang Republik indonesia No.12 tahun 2010 Tentang gerakan pramuka,
Masuknya pendidikan Pramuka dalam Struktur kurikulum pada pendidikan patut diapresiasi.

Pramuka di anggap sebagai wahana pembentuk karakter siswa karena dalam pramuka siswa di latih kepemimpin,kerja sama,solidaritas,mandiri,dan keberanian.
Kiranya Hal ini sebagai penyeimbang kegiatan pembelajaran Dalam kurikulum formal yang lebih berorientasi pada rahal kognitif (pengetahuan)dan psikomotorik (keterapilan).

Kegiatan pramuka ini akan mampu membangun kecerdasan siswa sehingga akan mampu mengembangkan kraternya secara positif.

“Di SMPN 2 Kayuagung exstrakurikuler yang wajib di laksanakan setiap hari Rabu pukul.7.15 wib sampai pukul.8.15 satu jam pelajaran Seluruh siswa wajib harus mengikuti dan ada juga salah satunya lagi.
Pramuka juga untuk exstrakurikuler prestasi bagi siswa yang ingin memperdalam pramuka dilatih hari jumat,seperti kalau ada lomba di latih oleh pelatih husus
Supaya kegiatan itu bisa berjalan. salah satu exstrakurikuler yang di laksanakan rutin setiap minggu, bagai mana membentuk karakter siswa ini agar lebih baik,” kata Kepala sekolah SMPN 2 kayuagung Drs.Mulyadi Mpd Kamis (19/9/2019).

Ia berharap, dengan adanya pramuka ini sangat kita ketahui sendiri SMPN 2 ini bedah dengan sekolah lain, untuk bersikap lebih baik.

“Itu belum kelihatan bagaimana guru dengan sesama teman dan dengan adanya pramuka ini mungkin mereka bisa lebih mengerti dan dapat memahami bahwa kita ini perlu bermasyarakat, perlu bergaul jadi sipat-sipat yang di tanamkan pramuka itu bisa di hujud kan dalam sehari-hari,” pumgkasnya

“Jadi keteladanan yang ada di Pramuka itu bisa diterpakan sehingga kalau semuanya nurut apa yang ada di Pramuka itu sekolah ini akan menjadi lebih baik,” tambahnya (DIAN)