Mulidi (45) mendapat perawatan usai dibacok anak kandungnya sendiri.

Mulidi (45) mendapat perawatan usai dibacok anak kandungnya sendiri.

KAPUAS, HS – Diduga depresi, seorang anak berinisial SU (27) tega menganiaya ayah kandungnya Mulidi (45) hingga menyebabkan luka bacok di bagian kepala dan punggung sebelah kiri.  Kejadian itu terjadi di rumahnya di Jalan Trans Kalimantan KM 9 Desa Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (4/10).

Kapolsek Kapuas Timur, AKP Gatot Sisworo SSos menjelaskan, motif penganiayaan yang dilakukan SU diduga disebakan karena dirinya tersinggung saat diminta korban yang tak lain ayahnya sendiri untuk mandi. Tak terima kemudian pelaku mengambil parang yang ada di dapur dan membacok korban.

“Saat korban menjemur jerami sebagai bahan dasar sapu, tiba-tiba didatangi oleh pelaku dan langsung membacok tubuh bagian belakang korban dengan menggunakan sebilah parang,” ujar AKP Gatot Sisworo SSos.

Kemudian korban lari dan masuk k rumahnya namun tetap dikejar oleh pelaku. Ketika sampai  di rumah pintu langsung ditutup oleh keluarga korban sambil berteriak minta tolong sehingga pelaku menjadi takut dan melarikan diri ke hutan dengan membawa sebilah parang.

Hingga saat ini personel Polsek Kapuas Timur dibantu warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang kabur ke hutan.

“Kami akan berupaya untuk terus mencari dan menangkap pelaku. Meskipun yang melakukan adalah anak kandung korban serta diduga depresi namun untuk proses hukum tetap harus berjalan,” jelas AKP Gatot Sisworo SSos. (HS)