Bangunan SD di Sungai Batang, Air Sugihan, OKI, yang rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang.

Bangunan SD di Sungai Batang, Air Sugihan, OKI, yang rata dengan tanah akibat diterpa angin kencang.

OKI, HS – Bangunan Sekolah Dasar (SD) di Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), roboh diterpa angin kencang. Untuk mengantisipasi agar proses belajar mengajar tidak terhenti, maka para siswa-siswi yang jumlahnya mencapai 68 orang sekarang belajar di balai desa setempat.

Kades Sungai Batang, Ar Rahman saat dikonfirmasi membenarkan jika bangunan SD tersebut roboh diterpa angin kencang beberapa hari lalu. “Memang bangunannya sudah tidak layak lagi, beberapa kali sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan, namun tidak pernah ada tanggapan. Untuk sekarang ini proses belajar mengajar dialihkan ke balai desa, kasihan kalau mereka berhenti belajar,” ungkap Ar Rahman, Kamis (22/9).

Kades menceritakan, awalnya bangunan SD tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat, dan sebelum tahun 2000 pernah direnovasi oleh Pemkab OKI. “Pernah juga usulan pembangunan SD tersebut disampaikan ke perusahaan yakni PT Bumi Andalas Permai (BAP) dan direspon positif, mereka akan membangunkan bangunan SD tersebut. Tapi kenyataannya sampai sekarang kondisinya seperti ini, masyarakat sangat kecewa,” pungkasnya.

Saat ini, sambung Kades, masyarakat Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan berharap kepada Pemkab OKI, dalam hal ini Dinas Pendidikan agar kedepan anak-anak desa bisa menempuh pendidikan dengan kondisi layak.

“Kami sangat berharap bisa segera direalisasikan, tekad anak-anak disini untuk belajar sangat tinggi, jadi masyarakat sangat berharap betul adanya perhatian pemerintah,” tandasnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Drs Zulkarnain MM belum bisa dikonfirmasi.

Sementara itu, Anggota DPRD OKI asal Dapil III yang meliputi Kecamatan Air Sugihan, Tulung Selapan dan Cengal, H Subhan Ismail menyayangkan bangunan SD yang telah usang tersebut akhirnya roboh.

“Pemerintah harus peka, walaupun statusnya sekolah swasta ataupun negeri, karena tanggungjawab pemerintah daerah terhadap segala sesuatu yang berada di wilayah kabupaten ini,” cetusnya.

Menurut H Subhan, pihaknya akan menyampaikan permasalahan ini ke komisi terkait agar segera ditindaklanjuti. “Kita juga sudah menerima laporan dari Kepala Desa terkait robohnya bangunan sekolah ini. Nanti akan kita sampaikan ke Dinas Pendidikan melalui Komisi terkait di DPRD OKI. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada solusi bagi anak-anak di Desa Sungai Batang tersebut,” pungkasnya. (TOM)