Kegiatan sosialisasi Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Muaraenim.

Kegiatan sosialisasi Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Muaraenim.

MUARAENIM, HS -Masyarakat Muaraenim yang bermukim di Kecamatan Muaraenim dan Kecamatan Ujan Mas akan menerima bantuan sambungan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga. Bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi akan direalisasikan pada tahun 2017 mendatang untuk 4.000 rumah tangga di Muaraenim.

Pramudito, konsultan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), menjelaskan bahwa infrastruktur jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dibangun oleh negara melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) ini bersifat gratis untuk masyarakat.

“Salah satu tujuan pembangunan jaringan distribusi gas bumi adalah untuk mempercepat diversifikasi energi-energi alternatif, sehingga masyarakat cerdas dengan tidak tergantung dengan BBM saja. Hal ini juga dalam rangka mengurangi beban negara dalam pemberian subsidi untuk bahan bakar minyak,” jelasnya dalam kegiatan sosialisasi Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Muaraenim yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Kamis (3/11).

Pramudito menjelaskan, gas bumi dipilih karena cadangan BBM sudah semakin menipis. Sedangkan gas bumi cadangannya sangat melimpah. Selain itu juga, gas bumi dipilih pemerintah untuk rumah tangga karena lebih hemat, bersih dan aman.

Hemat disini yakni pengolahannya lebih murah bila dibandingkan dengan minyak tanah dan elpiji. Bersih, tidak berasap dan menimbulkan jelaga hitam diperabotan rumah tangga. Aman, jika terjadi kebocoran akan cepat diketahui karena ada bau menyengat, tapi gas bumi akan menguap dengan sendirinya cepat terbang keudara karena massanya lebih ringan dari udara sehingga resiko terjadinya kebakaran lebih kecil bila dibandingkan dengan elpiji.

Sementara itu Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman SH, menjelaskan bahwa sosialisasi rencana pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga di Kecamatan Ujan Mas dan Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, akan dibangun tahun 2017 mendatang.

Menurutnya, sebagai daerah penghasil migas, merupakan hal yang wajar jika Muaraenim mendapatkan program tersebut. Saat ini, harga minyak dunia semakin menurun ditambah lagi produksi minyak dan gas semakin menurun saja, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya sumur-sumur tua yang kurang produktif lagi dan belum ditemukan cadangan baru serta tidak adanya pengembangan lapangan baru.

“Rencana pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga ini tahap awal dimulai dari Kecamatan Ujan Mas dan Kecamatan Muaraenim sebanyak 4000 sambungan. Selanjutnya akan ada pengembangan ke Kecamatan Lawang Kidul, dengan menggunakan dana APBN.”

“Jadi diharap bersabar, karena dananya besar bisa mencapai Rp 175 miliar rupiah. Jadi saya minta dukungan dari semua pihak sehingga proyek ini berhasil,” ujar Wabup. (EDW)