SEKAYU,HS – Visi dan misi Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam menjadikan bumi Serasan Sekate sebagai daerah yang ramah lingkungan dan mengusung konsep pembangunan hijau atau green development terus dimaksimalkan.

Usai bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggarap pengelolaan bahan bakar biofuel (B100) yang merupakan BBM dari kelapa sawit, Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini berencana membangun kawasan industri hijau di Kecamatan Bayung Lencir.

 

BACA JUGA :

Festival Bongen, Dispopar Muba Sajikan Suasana Seperti di Kuta Bali

 

“Kenapa dipilih Bayung Lencir karena disana pusat industri minyak-gas dan kelapa sawit. Jadi Bayung Lencir sangat strategis untuk dijadikan kawasan industri hijau,” ungkap Dodi di sela Kick off Meeting Percepatan Pembangunan Strategis, Rabu (31/7/2019).

Dikatakan Dodi, kawasan industri hijau di Bayung Lencir ini akan membuat banyak pembangunan di kawasan tersebut dengan prioritas konsep pembangunan hijau. “Ada mall dan pembangunan lainnya di kawasan industri hijau tersebut dan terpusat di satu tempat,” bebernya.

Menurutnya, dipilihnya Bayung Lencir selain karena memang kawasan industri migas dan perkebunan di Bayung Lencir juga telah menemukan giant discovery atau cadangan gas terbesar nomor empat di dunia.

“Inilah pula salah satu indikator kita menunjuk wilayah Bayung Lencir sebagai daerah yang akan dijadikan kawasan industri hijau,” jelasnya.

Lanjut Dodi, dengan realisasi pembangunan kawasan industri hijau di Bayung Lencir otomatis perekonomian dan investasi di Muba khususnya di Bayung Lencir akan meningkat.

Sementara itu, Tim Pembangunan Industri Hijau Muba, Jonson menyebutkan Muba sudah memenuhi kriteria dalam realisasi pembangunan industri hijau.

“Jadi lokasi di Bayung Lencir sudah paling pas dan Muba juga sangat konsen dengan pembangunan hijau berkelanjutan,” pungkasnya.