OGAN ILIR,HS –  Kader-Kader Partai Perindo yang terdiri dari Ketua, sekretaris dan bendahara DPC Perindo, sayap sayap Partai serta Fungsionaris DPD Partai Perindo Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengikuti trainer of traniners (TOT) dan Latihan Kader Rakyat (LKD) di RM Sederhana KM 32 Kecamatan Inderalaya Utara. Sabtu (25/2/2017)

Tak hanya di bubuhi materi ilmu pengkaderan, ilmu politik. dalam agenda ini pemateri juga membagikan kisah inspiratif  kesuksesan pendiri Partai Perindo Harry Tanoesudibyo (HT).
Dalam kesempatan itu, Pemateri  TOT dan LDR yang sekaligus menjabat kepala Bidang Kader DPP Perindo, Armin Gultom mengatakan meski belum ber usia satu tahun, Perindo dapat dipastikan menjadi partai pemenang pemilu.
Kepada para kader, ia mencontohkan Thaksin Shinawatra dengan partai Thai Rak Thai mampu mengantarkan nya menjadi perdana Menteri Thailand 2001-2006. Partainya pun mampu mememangi pemilu walau usia partai nya baru seumur jagung
” kurang dari satu tahun perdana menteri thailand ke 23 tersebut mendirikan partai, toh partai nya mampu menjadi pemenang pemilu. jika di thailand bisa.kenapa perindo di indonesia tidak mampu. Thaksin dan partai nya mampu menjadi pemenang pemilu dengan kekuatan media, begitu juga dengan HT. ” katanya
Ia juga memberikan semangat dengan memberikan kisah sukses perjalanan CEO MNC Group itu. di usia muda nya, HT dikenal sebagai orang yang konsisten dan pemikir.
Kisah sukses itu di mulai saat pak HT di usianya baru menginjak 20 tahun memutuskan untuk menikahi Liliana yang saat itu baru ber usia 18 tahun. Lantas orang tua beliau kaget.
” baru berusia 20 tahun dan masih kuliah semester IV sudah pengen menikah.  tanya orang tua HT.waktu itu.  lalu HT menjawab Justru dengan menikah saya selamat dan saya tidak akan main main lagi. singkat cerita keduanya melanjutkan kuliah beasiswanya di luar negeri.” katanya.
Modal awal yang diberikan orang tua HT, Lanjut Gultom. sebesar Rp 64 juta. HT mendirikan perusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan di surabaya.namun sayang nya usaha itu bangkrut.
Dilanda kebangkrutan. Sepasang suami istri itu pun hijrah ke jakarta dan ngontrak rumah disana. dengan konsisten HT pun kembali membuka perusahaan yang bergerak di bidanv yang sama ” jasa keuangan”
” bos nya ya HT, Sekretaris nya HT, karyawan nya juga pak HT sendiri. semua HT kerjakan sendiri. Mulai dari mengantar surat, hingga lobi klien dan nasabah. tak mudah memang. di cemooh dan di kerdilkan nasabah jadi santapan setiap hari hingga bertahun-tahun. alhasil karena konsisten kepercayaan nasabah di luar negeri mengantarakan HT memiliki bank sendiri di usianya 29 tahun.” kata Gultom.
Tak puas hanya di situ, lanjut Gultom. HT itu orang yang selalu berfikir keras demi mengembangkan usaha. Walau sudah sukse ia tetap bertanya-dan bertanya kepada orang sukses lainya.
” keahlianya sebagai montir perusahaan yang bangkrut membuat bisnis HT kian pesat. Ia pernah membeli PT Bentoel yang nyaris collaps. diperbaiki lalu dijual. beli indomart diperbaiki lalu dijual. bak montir mesin kendaran. akhirnya membangun  MNC Grup. Itu sepenggal cerita sukse pak HT.” Terang Gultom
TOT dan LDK juga dihadiri oleh Yusmaheri SH wakil Ketua Bidang Advokasi DPW Sumsel. Adripadri wakil ketua bidang kader anggota dan saksi. Amrullah,ST Plh Ketua DPD Perindo OI yang juga wakil ketua bidang organisasi
DPW Sumsel. Hariata SE selaku ketua pelaksana dan kader Wanita Perindo, Rescue dan Pemuda Perindo. (ARZA)