Tim SAR mengevakuasi jasad Sauma yang ditemukan di tepian Sungai Ibul Besar, Pemulutan, Ogan Ilir. Foto: Ist.

Tim SAR dibantu warga mengevakuasi jasad Sauma yang ditemukan di tepian sungai di Desa Ibul Besar, Pemulutan, Ogan Ilir. Foto: Ist.

OI, HS – Setelah dua hari dilakukan pencarian, Sauma (30), satu dari dua korban perahu tenggelam di Sungai Ogan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (5/10) lalu, akhirnya ditemukan Jumat (7/10) pukul 07.30 WIB.

Korban Sauma ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di tepian sungai di Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI atau 10 km dari lokasi tenggelammnya perahu.

Saat ditemukan warga, kondisi mayat sudah mengeluarkan aroma tak sedap.

Kepala Kantor SAR Palembang, melalui Kasubsi Operasi, Inarwan SSos, mengungkapkan, mayat korban ditemukan pertama kali oleh Uzer (40), warga setempat yang pagi itu hendak mandi di sungai.

Uzer mencurigai adanya sebuah benda terapung menyerupai tubuh manusia dalam posisi terlentang dan masih mengenakan pakaian.

“Uzer langsung melaporkan kepada warga lainnya sembari menghubungi petugas Kepolisian dan pihak Basarnas Palembang. Kita langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi,” ujar Kasubsi Operasi Basarnas Palembang Inarwan.

Ia menambahkan, proses evakuasi melibatkan warga bersama tim SAR. Akhirnya setelah lebih kurang 30 menit proses evakuasi, mayat korban Sauma bisa dievakuasi langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Muara Dua, Pemulutan Barat untuk disemayamkan.

“Keluarga korban menyakini bahwa identitas mayat itu adalah Sauma,” jelasnya.

Sebelumnya, Rabu sore (5/7) pukul 16.00 lalu, sebuah perahu yang ditumpangi satu keluarga terdiri dari ibu, anak dan menantu, tenggelam di perairan Sungai Ogan yang menghubungkan antara Desa Sukarami dengan Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI).

(Baca: Pulang dari Sawah Perahu Tenggelam, Sauma Hilang)

Peristiwa tenggelamnya perahu yang juga mengangkut hasil panen padi tersebut, menewaskan Dariah (60). Kemudian, putri sulungnya dari lima bersaudara bernama Sauma (30) yang jenazahnya baru ditemukan pagi tadi.

Sedangkan, putranya Ruhul (35) dan isterinya Sila (35), selamat dari insiden tenggelamnya perahu yang mereka tumpangi. (EL)