OGAN ILIR,HS – Permasalahan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) PTPN VII Cinta Manis Kecamatan Lubuk Keliat menjadi bahasan serius di Komisi III DPRD Ogan Ilir (OI). tak hanya itu, kepada pihak direksi PTPN VII Abdul Hamid. DPRD juga mempertanyakan permasalahan pembayaran gaji karyawan/buruh PTPN yang sempat dikabarkan telat hingga dua bulan lamanya.

Dari hasil pertemuan, Yang di lakukan diruangan komisi III DPRD OI. Anggota Komisi III DPRD Ogan Ilir (OI) Kanoviandri mengungkapkan adanya laporan warga terkait Amdal pencemaran sungai yang di duga berasal dari PT tersebut
” iya ada laporan warga kepada kami. Kalau air sungai mereka sudah keruh. dan tidak sejernih seperti sebelumnya.” ujar Kanoviandri usai bertemu dengan direksi PTPN VII. Segera, guna memastikan asal pencemaran itu komisi III akan segera ke lokasi sungai tersebut. Selasa (14/3/2017)
untuk persoalan molor nya pembayaran gaji karyawan/buruh pabrik. lanjut Kanoviandri. Pihak PTPN mengaku terkendala adanya pengadaan pembelian unit mesin baru untuk pabrik PTPN
” mungkin, bisa di bilang kalau uang gaji yang seharusnya untuk karyawan/buruh terpakai untuk pembelian mesin-mesin tersebut. sekali lagi mungkin. Karena alasan mereka (PTPN.Red) gaji terlambat lantaran ada nya pengadaam mesin tersebut.” ungkap Kanoviandri
Terpisah, tak banyak di dapati keterangan dari otoritas PTPN VII Abdul Hamid. Ia mengklaim kabar belum dibayar nya gaji karyawan/buruh hingga berbulan bulan tersebut tidak lah benar.
” ah kata siapa belum dibayar. sudah dibayar semua gaji mereka.” ujar Hamid singkat sedikit terburu-buru. (Arza)