Satu minggu lagi seluruh JPO yang terkena dampak LRT ada di Kota Palembang akan dibongkar.

PALEMBANG, HS – Rencana pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), segera akan dilakukan minggu depan oleh PT Waskita Karya (Persero) selaku penanggung jawab dalam pembongkaran ini. Demikian disampaikan perwakilan pihak PT Waskita Karya (Persero) Bambang di kantor DPRD Kota Palembang, Rabu (14/9).

Kata Bambang, pihaknya akan secepatnya melakukan pembongkaran untuk seluruh JPO yang terkena dampak pembangunan Light Rail Transit (LRT).

“Secepatnya akan kita lakukan pembongkaran, mungkin minggu depan sudah mulai kita kerjakan,” tuturnya.

Menurut Bambang, rencana tersebut memang sudah ada sejak bulan Mei 2016 lalu, namun selama ini masih terkendala dalam pencarian alternatif untuk para pengguna JPO.

“Sudah disepakati di tiap terminal yang ada di LRT itu akan kita jadikan JPO juga. Total semuanya ada 16 terminal, yang lama tetap kita bongkar,” cetusnya.

Guna ganti rugi terkait pembongkaran JPO itu, lanjut Bambang, karena semuanya merupakan milik pemerintah daerah (Pemda) Palembang, pihaknya akan memberikan ganti rugi.

“Namun, untuk nominalnya sendiri saya tidak bisa menyebutkan berapa. Tapi yang jelas karena ini merupakan milik pemda, jadi semuanya ada ganti ruginya,” ia menerangkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Sulaiman Amin kepada HALUAN SUMATERA menyebutkan, selain terminal pemberhentian yang akan dijadikan pengganti JPO yang dibongkar nanti, pihaknya bekerjasama dengan pihak Satlantas Kota Palembang, juga akan membuat zebra cross sebagai alternatif lain bagi penyeberang.

“Nantinya, masyarakat yang ingin menyeberang melalui Jpo di setiap terminal LRT itu, mereka akan naik melalui lift. Selain itu, kita juga akan membuat zebra cross juga sebagai alternatif lainnya,” terangnya.

Sekedar informasi,  JPO akan dibongkar antara lain  JPO Jembatan Kilo Meter 7, Kilo Meter 5, Balayuda, sebelum Cinde, setelah Cinde / Bank Mandiri, sebelum International Plaza di depan IP, Jembatan Pusri 16 Ilir dan Mesjid Agung. (UDI)