Penyerang PSM, Ferdinand Alfred Sinaga mendapat kawalan ketat dari bek SFC, Fachruddin Aryanto.

Penyerang PSM, Ferdinand Alfred Sinaga (jersey merah, nomor 3) mendapat kawalan ketat dari bek SFC, Fachruddin Aryanto (jersey kuning nomor 26).

MAKASSAR, HS – Meski sempat tertinggal lebih dulu, PSM Makassar akhirnya mampu meraih poin penuh atas tamunya Sriwijaya FC pada lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Andi Mattalata, Makassar (17/10) dengan skor 2-1.

Gol penentu kemenangan PSM diciptakan oleh Ferdinand Alfred Sinaga, setelah sebelumnya Rasyid Bakri menyamakan kedudukan melalui titik putih. Sementara gol Sriwijaya FC diciptakan oleh TA Musafri.

Babak pertama kedua tim bermain sangat hati-hati, hingga 10 menit berjalan babak pertama belum ada peluang yang berbahaya dari kedua tim.

Menit ke 14 Sriwijaya FC lebih dulu mendapatkan peluang melalui tendangan bebas yang dilakukan Firman Utina dan disambut Hilton, namun sayang sundulannya  masih melebar di sisi kanan gawang PSM.

Tuan rumah tak tinggal diam, melalui pemain andalannya Ferdinand Sinaga beberapa kali masuk ke kotak penalti, tapi berbagai peluang belum mampu dikonversi menjadi gol, sehingga kedua tim masih sama kuat 0-0.

Pada injury time, Sriwijaya FC yang melakukan serangan balik hampir saja unggul lebih dulu setelah Hilton melepaskan sundulan, sayang bola masih mengenai mistar sehingga gawang PSM masih selamat.

Skor 0-0 mewarnai papan skor hingga jeda babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, meski bertindak sebagai tim tamu tapi mampu merepotkan pertahanan PSM, terbukti dua peluang masing-masing dari TA Musafri dan Hilton mampu melepaskan tendangan, namun belum berbuah gol.

Menit ke 65 Rasyid Bakri hampir saja membuat seisi stadion bergemuruh andai saja tendangannya tidak diselamatkan oleh penjaga gawang Teja Paku Alam yang bermain baik pada laga ini.

Pada menit ke 56 giliran PSM yang kembali mencoba peruntungan melalui Ferdinand Sinaga. Pemain yang juga pernah memperkuat SFC ini mampu melepaskan tendangan ke gawang SFC yang dijaga Teja Paku Alam, tendangan Firdinand hanya mengenai tiang gawang.

PSM kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke 68 setelah lolos dari jebakan offside, Mauricio yang mengawal ketat membuat Firdinand tidak dapat melepaskan tembakan secara sempurna sehingga gawang SFC masih terjaga.

Kelang satu menit giliran SFC yang melakukan serangan balik melalui pemain sayapnya Yohanis Nabar yang mampu mengirim umpan tarik ke Hilto, tapi bola yang dilepaskan masih menipis di sisi kiri gawang PSM.

Musafri akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke 70 setelah menerima umpan manis dari Hilton yang bergerak di sisi kiri pertahanan PSM, bola yang melambung ke kotak penalti mampu diselesaikan dengan baik oleh Musafri sehingga membawa SFC unggul 0-1.

Rasyid Bakri akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke 81 melalui titik putih setelah sebelumnya terjadi pelanggaran di kotak penalti yang dilakukan pemain SFC terhadap Ferdinand. Skor berubah 1-1.

Ferdinand akhirnya mampu memastikan kemenangan bagi PSM Makassar di penghujung laga setelah sundulannya tidak mampu dihadang oleh Teja Paku Alam, skor 2-1 untuk kemenangan PSM bertahan hingga babak kedua usai.

Dengan kemenangan ini PSM mampu naik ke peringkat 8 klasemen sementara ISC setelah mengoleksi 35 poin, sementara SFC masih tertahan di peringkat 3 dengan torehan 40 poin. (AND)