PALEMBANG,HS – Festival Palembang Darussalam ke 18 tahun 2017 resmi ditutup oleh Asisten 1 pemp Ahmad Najib di halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin malam (9/5).

“Festival Palembang Darussalam yang diselenggarakan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) merupakan salah satu ajang promosi untuk mengenalkan Kota Palembang, terutama menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018,” kata Ahmad Najib.

Sementara Ketua Pengurus KKP pusat, Wasisto Bambang Utoyo, mengatakan festival Palembang Darussalam tersebut sejalan dengan Undang – undang yang baru saja disahkan pemerintah.

“Pemerintah baru saja menerbitkan satu undang undang baru pada 27 april 2017 mengenai kemajuan kebudayaan, untuk menjadikan kebudayaan Indonesia lebih tercirikan dengan benar,” Ungkap Wasisto.

Menurutnya kebudayaan tidak sebatas tari-tarian semata ataupun pertunjukan, melainkan semua produk kebiasaan masyarakat yang harus menjadi karakter turun – temurun sehingga bisa menjadi karakter kebangsaan.

Kebudayaan akan menjadi akar pendidikan Indonesia, agar kebudayaan itu sendiri lebih tangguh dan menjadi investasi serta haluan pembangunan, jelasnya.

Festival Palembang Darussalam berlangsung 7 – 9 Mei dengan beberapa perlombaan seperti tilawah quran, tahfidz, rebana, hadroh, kaligrafi, artikel, dan pemilihan Putri muslimah.

“Khusu pemilihan putri muslimah diadakan karena tuntutan zaman yang menginginkan wanita lebih banyak berperan di masyarakat dengan mengaplikasikan pendidikannya serta bisa dijadikan teladan, ” kata ketua Pengurus cabang KKP kota palembang Abdul Rozak.

Acara ditutup dengan penampilan 20 finalis Putri muslimah yang mengenakan beragam jenis pakaian muslimah dan songket khas palembang serta pengumuman pemenang berbagai cabang perlombaan.(MDN)