Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tampak menangis saat bertatap muka dengan korban kebakaran di 14 Ulu

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tampak menangis saat bertatap muka dengan korban kebakaran di 14 Ulu

PALEMBANG, HS Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tidak dapat membendung air matanya, saat mendatangi korban kebakaran yang terjadi Senin (10/10) pagi di Jalan KH Azhari RT16, Rw 03 Kelurahan  14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang.

Kebakaran yang menghanguskan empat rumah semi permanen yang dihuni 31 jiwa 9 kepala keluarga di kawasan padat penduduk tepat di belakang kantor Lurah 14 Ulu ini,  Finda (sapaan akrabnya) langsung mendapat suka cita warga setempat.

Air mata Finda tak dapat tertahan saat salah satu korban kebakaran Nuraini (65) memeluk orang nomor dua di Kota Palembang ini, sambil penuh isak tangis bercerita terbatah-batah, kalau rumah turun temurunnnya hanya dalam sekejab rata dengan tanah diamuk si jago merah.

“Ini rumah yang sudah kami tempati puluhan tahun, bersama anak-anak,” kata Nuraini.

Sementara itu Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tak dapat berkata banyak, saat melihat lokasi kebakaran yang masih dipenuhi korban dalam kondisi tersebut.

“Mereka sangat sedih sekali,” cetus Finda.

Memang, kata Finda, kehilangan tempat tinggal menjadi ujian yang paling berat.

“Tidak mudah menerima kenyataan ini,” lanjut Finda.

Namun, Finda berpesan bagi korban kebakaran jangan terlarut dalam kondisi, mereka harus bangkit untuk memulai kembali.

Ia memastikan, malam nanti akan melakukan kunjungan kembali kelokasi kebakaran guna memastikan korban kebakaran sudah mendapat bantuan dari Dinas Sosial.

Dugaan sementara api berasal dari kompor gas salah satu rumah yang sempat di tinggal pergi pemiliknya.
Lurah 14 Ulu, Oskar saat ditanya HALUAN SUMATERA menyampaikan, kebakaran terjadi begitu cepat dan mengakibatkan beberapa rumah hangus terbakar termasuk sedikit bagian belakang Kantor Kelurahan 14 Ulu

“Kebakaran diduga bersumber dari kompor yang di tinggal pemilik salah satu rumah yang terbakar,”ujarnya.

Oskar menambahkan saat ini pihaknya juga sedang menghitung berapa kerugian yang di timbukan dari kebakaran ini serta mendirikan posko kebakaran untuk membantu warga yang rumahnya hangus terbakar.

“Saat ini kita sedang menghitung kerugian dari dampak kebakaran ini,dan mendirikan posko untuk menampung sementara korban kebakaran, Adapun data kepala keluarga yang rumahnya hangus terbakar di kelurahan 14 ulu ini adalah rumah milik keluarga Nuraini (54), Nova, Agus (40), Idrus (39), Fuad, Ibrahim, Makmun, Robin, Nurmah,” tutupnya. (UDI)