PALEMBANG, HS – Punggawa Sriwijaya FC menggelar pertemuan tertutup dengan pihak manajemen di Sekretariat PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Kompleks Ruko Palembang Square, Jumat (29/06/2018). Pertemuan ini diduga karena adanya penunggakan gaji pemain.

Pantauan di lapangan, sebagian besar punggawa Sriwijaya FC hadir dalam pertemuan itu. Mulai dari Hamkah Hamzah, Esteban Vizcarra, Alberto Gonzalves, Teja Paku Alam, Bio Paulin, Marckho Meraudje, Adam Alis, Yu Hyun Koo, Patrich Wanggai, Alfin Tuassalamony, dan para pemain lain.

Dari informasi yang dihimpun, para punggawa Sriwijaya FC hadir pukul 10.00 WIB di Sekretariat PT SOM. Maksud kehadiran para pemain ingin mempertanyakan penunggakan gaji yang hingga kini belum dibayar. Mengenai hal ini, kapten tim Hamka Hamzah juga tidak menampik, namun tidak mengiyakan.

“Pertemuan ini bertujuan hanya sebagai ajang silaturahim antara pemain, pelatih dan manajemen. Itu saja. Kalau soal gaji, silahkan tanya langsung ke manajemen,” ungkap Kapten Sriwijaya FC, Hamkah Hamzah, usai pertemuan.

Mediasi yang terjadi antara para pemain dengan manajemen Sriwijaya FC berlangsung tertutup. Dalam pertemuan ini, pihak manajemen Sriwijaya FC diwakili Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid.

Menanggai adanya permasalahan gaji, menurut Faisal, sebenarnya pertemuan ini merupakan acara silahturahim dengan pemain dan pelatih. Kalaupun tertutup, itu karena kapasitas Cafe Sriwijaya FC yang satu ruangan dengan Sekretariat PT SOM jumlahnya terbatas.

“Memang ada yang disampaikan pemain tentang hal teknis, tapi semuanya akan saya serahkan kepada manajemen. Soal keterlambatan gaji itu masalah teknis, karena kan banyak hari libur lebaran, jadi gaji terlambat satu bulan,” ungkapnya.

Faisal menerangkan, keterlambatan itu bukan disengaja, tapi ada faktor lain terjadi dalam manajemen Sriwijaya FC. Selain itu, masalah ini juga disebabkan karena ada kaitannya dengan pihak sponsor, dimana mereka punya cara sendiri terhadap pembayaran keuangan.

“Kita kan baru ada pergantian Direktur Utama seminggu sebelum lebaran. Pak Muddai Madang yang baru menjabat Plt, harus melakukan konsolidasi dulu dengan manajemen yang lain. Intinya pemain sudah menyampaikan masalah, dan segera kami sampaikan langsung ke manajemen,” jelasnya.