090230900_1441442512-20150905-rakor-khl-jakarta4PALEMBANG,HS – Gubernur sumatera selatan H. Alex Noerdin marah besar dan langsung mendamprat Kepala dinas tenaga kerja provinsi sumsel dikarenakan kepala dinas tersebut tidak mensosialisasikan kenaikan UMP Provinsi kepada para perusahan di sumsel.

“Surat edaran dari menteri terkait UMP sudah ada. Tapi karena tidak sosialisasi, jadi saya kena tegur Pusat, dasar kepala dinas kurang asem.”kesal Gubernur pagi ini, Rabu (2/11).

Lebih lanjud Alex menjelaskan sebelumnya dirinya telah memerintahkan Disnas tenaga kerja Sumsel untuk mensosialisasikan akan kenaikan UMP sumsel ini dimana kenaikan UMP sudah sesuai dengan perhitungan dan kondisi ekonomi di Sumsel, termasuk kemampuan dan daya beli masyarakat.

“Itu nilai upah sudah dihitung sesuai dengan standarnya,” katanya.

Penentuan UMP berdasarkan tingkat inflansi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Komponen ini yang menentukan UMP,” ucap Gubernur.

Dewan Pengupahan Sumsel menetapkan upah minimum Sumsel 2017 menjadi Rp 2.388.000. Nilai upah ini, hanya naik sekitar Rp182.000/bulan dibandingkan dengan upah minimum tahun ini, sebesar Rp2.206.000. (Mdn)