PALEMBANG, HS – Tiga poin yang diraih Sriwijaya FC atas Bhayangkara FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (12/5) lalu, harus dibayar mahal.

Karena insiden nyala flare yang terjadi di pekan ke-8 Liga 1 itu, Sriwijaya dipastikan terkena sanksi dari Komisi Disiplin PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid mengatakan, pihaknya saat ini hanya tinggal menunggu surat resmi hukuman dari pihak operator. Karena untuk pelanggaran itu, Laskar Wong Kito sudah dipastikan akan kena denda.

“Sriwijaya FC sudah pasti akan kena denda. Tapi untuk besarannya kita belum tau,” kata Faisal Mursyid, Senin (14/5).

Akibat nyala flare yang berasal dari tribun utara Stadion Gelora Sriwijaya, pertandingan sempat terhenti selama lima menit. Laga ini terpaksa dihentikan wasit Iwan Sukoco di menit ke-56 karena asap yang menyelimuti lapangan mengganggu pernafasan.

Meski demikian, pihak PT SOM belum menerima teguran secara resmi dari PT LIB. Mengenai hukuman dari Komisi Disiplin juga belum diketahui apakah denda berupa uang atau hukuman dalam bentuk lain.

“Sebenarnya untuk flare ini ada dua jenis pelanggaran, apakah berakibat menghentikan pertandingan atau tidak. Untuk pertandingan kemarin, sempat terhenti dan ini disaksikan langsung Sekjen PSSI,” jelas Faisal.