Palembang,HS – Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin hadiri langsung Pelantikan Pengurus  Dewan Pimpinan Daerah Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI) provinsi Sumatera Selatan periode 2016-2021, dengan tema “Strategi KPPI Membangun Gerakan Perempuan Politik yang Kokoh Menuju Sumatera Selatan Gemilang”, bertempat di Griya Agung, Jum’at (24/03).

 

Pelantikan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum KPPI Dra. Hj Dwi Septiawati, Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KPPI provinsi Sumsel yang baru dilantik, Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Sumsel Hj. Eliza Alex, Sekretaris Ikatan Notaris Indonesia Hj. Lury Elza Alex yang juga sebagai pengurus Divisi Bidang Politik Kerjasama Antar Lembaga di KPPI provinsi Sumsel

 

 

Dalam kata sambutanya Gubernur Sumsel mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Alex mengatakan wanita di Sumsel ini mencapai 3,9 juta jiwa dari penduduk Sumsel sebanyak 8,4 juta jiwa, oleh karena itu dengan adanya KPPI ini diharapkan merupakan sarana wadah untuk mencoba bersatu, supaya keterikutanya baik itu di legislatif maupun eksekutif bisa lebih besar lagi.

 

” Nah kami membutuhkan KPPIprovinsi Sumsel ini untuk ikut membangun Sumsel,” tegasnya

 

Dilanjutkan Alex memaparkan kemajuan Sumsel jelang Asian Games 2018 di hadapan hadirin. Dikatakan Alex, Saat ini provinsi Sumsel merupakan provinsi yang menjadi lirikan provinsi lain. Bukan saja dalam pengalamanya melaksanakan event internasional, Jelang Asian Games ini juga Sumsel sedang kebut membangun infrastruktur antara lain  kereta cepat ringan (light rail transit /LRT) atau yang biasa disebut sepur dipucuk, pembangunan Jembatan Musi IV dan Musi V, jalan Tol Palembang-Inderalaya (Palindera), jalan Tol Kayu Agung- Jakabaring, penambahan venue di kawasan Jakabaring, pembangunan Rumah Sakit bertaraf internasional.

 

“Insha Allah kami lebih siap dari Jakarta ,” tutur Alex disambut tepuk tangan hadirin

 

Ditambah lagi berbagai pengalaman Sumsel menjadi tuan rumah perhelatan olahraga internasional, seperti tuan rumah PON XVI 2004 , SEA Games XXVI 2011, dan Islamic Solidarity Games 2013 serta event internasional Asian Games 2018 mendatang.

 

Namun ada satu kendala yang besar jelang Asian Games nanti, yaitu kebaran hutan dan lahan (Karhutlah), sebab kebakaran hutan ditahun 2015 lalu di sembilan provinsi salah satunya di Sumsel terbesar sekitar 700 hektar lebih hutan lahan hangus rusak terbakar. 2016 Gubernur bertekat tidak ada kebakaran lagi, dengan membentuk satuan tugas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terbaik di Indonesia dan terbukti 2016 tidak ada kebakaran di Sumsel. Akan tetapi 2017 terjadi kemarau lebih panjang kemarau lebih kering.

 

“Oleh karena itu Saya mengajak KPPI provinsi Sumsel, dan semua yang hadir, Saya mohon Ibu-Ibu mari membantu dalam kapasitas masing-masing untuk mengendalikan lingkungan,” tutupnya