Foto (Net)

PALEMBANG,HS – Sebuah gudang barang bekas di jalan Kolonel Sulaiman Amin, RT 03, Kelurahan Karya Baru,  Kecamatan Alang – alang Lebar ludes terbakar. Api diduga berasal dari karyawan yang membakar sampah dan menjalar ke mesin penggilingan plastik.

Selain itu api juga menghanguskan beberapa rumah diantaranya, lima bedeng rumah yang ditinggalin para karyawan, satu unit rumah milik bos gudang barang bekas,  satu truck,  dua alat berat.  Selain itu api juga menyambar ke rumah mantan Kapolres Oku Timur dan Kapolresta Jambi yang berada di komplek Arofatuna.

Untuk diketahui kebakaran hebat tersebut terjadi pada pukul 13.30 WIB dan hingga pukul 17.20 WIB api terus berkobar dan membakar lahan luas sekitar 4.000 meter persegi.

Selain itu, saat petugas pemadam kebakaran hendak memadamkan api,  sempat terjadi kericuhan karena warga ingin membantu petugas juga memadamkan api dari belakang lahan gudang barang bekas tersebut.

Ketua RT 03 Sukni mengatakan, kejadian terbakarnya gudang barang bekas diduga bermula salah satu pegawai membakar sampai dan api pun langsung menyambar mesin penggiling plastik.

“Diduga api menyambar ke mesin penggilingan plastik dan langsubg terjadi kebakaran. Gudang Barang bekas ini milik Didi Kotan,” ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan para pekerja yang berjumlah sekitar 10 orang sudah tak ada dilokasi kejadian.

“Pegawainya sekitar 10 orang, dan saat kebakaran sudah tidak ada lagi,” tuturnya

Sementara itu Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda di dampingi Kanit Reskrim Iptu Marwan mengatakan yang terbakar ini merupakan gudang barang bekas dan untuk penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui.

“Saat ini kami belum bisa melakukan olah TKP karena api belum padam,” pungkasnya

Menurut Rivanda, untuk memadamkan api di gudang barang bekas ini sudah turun tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan satu water canon milih Shabara Polresta Palembang.

“Untuk korban jiwa belum diketahu dan kerugian juga belum diketahui, ” ucapnya.

Selain itu, Ditanya terkait rumah milik Mantan Kapolres Oku Timur dan Kapolresta Jambi yang juga ikut terbakar,  Rivanda menuturkan belum memastikan apakah terbakar.

“Belum tahu, karena belum bisa mengevekuasi ke komplek karena api masih besar,” tutupnya (Net)