Petugas saat menggerebek gudang gula rafinasi asal Malaysia.

Petugas saat menggerebek gudang gula rafinasi asal Malaysia.

KAPUAS, HS – Kepolisian Resor Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu pagi (5/10) berhasil mengamankan 93 karung gula ukuran 50 kg atau 4.650 kilogram dan 91 kantong ukuran 12 kilogram atau 1.092 kilogram gula rafinasi dengan total  5.742 kilogram gula rafinasi.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Drs Suhadi SW MSI mengungkapkan, diamankannya gula rafinasi ini berawal dari informasi masyarakat. Dimana pada hari Rabu 5 Oktober 2016 sekira pukul 09.00 Wib, anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu, mendapatkan informasi bahwa telah terjadi pembongkaran gula ilegal dari kendaraan ke gudang milik Samsiono di Desa Nanga Kalis, Dusun Karya Suci, Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu.

Setelah mendapatkan informasi, anggota Reskrim langsung bergerak melakukan pengecekan ke lokasi yang diinformasikan oleh warga

Sesampainya di lokasi, Tim Reskrim berhasil menemukan adanya gula pasir yang diduga berasal dari Malaysia. Penyidik langsung mengamankan gula pasir dan pemiliknya.

“Selanjutnya, terhadap tersangka dan barang bukti, diamankan di Mapolres Kapuas Hulu guna dilakukan proses lebih lanjut. Saat ini tersangka Samsiono (58 tahun) masih dimintai keterangan,” ujar Suhado.

Kalimantan Barat ini termasuk salah satu daerah di Indonesia yang memiliki wilayah perbatasan sepanjang 857 kilometer. Dimana di sepanjang garis sempadan terdapat 52 jalan setapak yang bisa menghubungkan 30 kampong di  Malaysia.

Kondisi ini jika tidak dikelola dengan baik, akan berimplikasi terhadap berbagai masalah sosial kemasyarakatan. Termasuk gangguan Kamtibmas, diantaranya adalah penyelundupan.

Oleh karenanya, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Musyafak MM, pada setiap kesempatan selalu mengingatkan  kepada para Kapolres untuk memperketat pengamanan di daerah perbatasan bersama TNI dan masyarakat.

Terhadap masalah penyelundupan gula rafinasi dari Malaysia, Kapolda merasa prihatin terhadap warga yang masih menggunakan gula rafinasi yang kurang bagus bagi kesehatan. Karena gula rafinasi diperuntukan untuk membuat makanan home Industri.

“Padahal kalau kita mau jujur, gula rafinasi dari Negeri Jiran ini, harganya lebih mahal dari gula dalam Negeri. Karena untuk mendapatkan 20 cangkir teh manis, kalau menggunakan gula dari Malaysia harus membutuhkan 2 kilogram gula, karena satu cangkir teh diperlukan gula dua sendok. Namun kalau, menggunakan gula dalam negeri cukup satu kilogram. Karena untuk mendapatkan teh manis cukup satu sendok,” kata Suhadi. (HS)