Ketua PGRI provinsi Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM saat acara tabur bunga di makam pahlawan, (19/11).

Ketua PGRI provinsi Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM saat acara tabur bunga di makam pahlawan, (19/11).

PALEMBANG,HS – Untuk meningkatkan jiwa nasionalisme terhadap jasa pahlawan yang telah gurur, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel mengajak guru dan siswa untuk menabur bunga di makam pahlawan.
Ketua PGRI provinsi Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak akan terlupakan oleh siapapun baik para pahlawan yang memperjuangkan republik ini maupun para para pahlawan guru yang juga menampakkan perjuangannya, sebab PGRI sendiri lahir dimasa perjuangan.

“Kita mengajak guru dan siswa melakukan tabur bunga di makam pahlawan tujuannya untuk memberikan pembelajaran kepada siswa, bahwa perjuangan guru sangat besar dan harus selalu dikenang,” ujarnya usai acara tabur bunga di makam pahlawan, (19/11).

Menurut Zulinto, terdapat 2.000 orang yang ikut serta dalam kegiatan tabur bunga ini baik guru maupun siswa yang berasal dari berbagai sekolah di kawasan Kota Palembang. Kegiatan positif ini akan terus dilakukan pihaknya setiap tahunnya untuk memberikan penyadaran kepada siswa dan guru agar mengenai jasa pahlawan.

“Kegiatan inj bukan hanya dilakukan di makam pahlawan saja, tetapi juga pada beberapa makam para pejuang dann senior pengurus PGRI terdahulu. Serta berbagai tempat lainnya yang masih relevan dengan kegiatan ini,” paparnya.

Zulinto menilai, saat ini nilai patriot dan nasionalisme sudah tertanam dengan baik pada siswa. Agar siswa bisa mengakui dan menghargai nasionalisme berbagai pelajaran telah diterima siswa melalui metari belajar hingga kegaitan ekskul di sekolah yang menanamkan jiwa kebangsaan. “Saya yakin nikainnasionalisme sudah sangat besar sekali pada siswa. Saat ini tinggal bagaimana kita menjaga nilai itu agar tetap utuh dan meningkat. Ini tugas kita sama baik sebagai lembaga organisasi isasi maupun sebagai seorang pendidik,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Kota Palembang, Akhmad Kamil mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap tahun dengan tujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang untuk menegakkan kemerdekaan. Pihaknya berharap, siswa bisa menyadari jikalau perjuangan menegakkan kemerdekaan republik ini tidak terlepas dari tokoh lara pahlawan ini.

“Kita menanamkan bentuk rasa cinta terkebih dahulu kepada siswa, saat ini materi nasionalisme sudah banyak didapatkan siswa terutama pada kurikulum 2013. Dengan memiliki jiwa nasionalisne tinggi, siswa akan mendapatkan manfaat positif yang terdapat nilai karakter yang lebih baik,” jelasnya.

Senada yang dikatakan salah seorang siswa MTsN 1 Model Palembang Muhammad Rafli Al Hasri mengatakan,.”Kami sangat bangga dan senang. Sebab, dengan kegiatan ini kita bisa mengenang jasa perjuangan pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia, dengan acara tabur bunga, kami dapat mengambil hikmah perjuangan pahlawan saat melawan penjajah terasa lebih bermakna serta dapat mencontoh semangat perjuangan mereka, tambahnya.

“Dengan kegiatan mengenang jasa pahlawan ini, kita akan lebih semangat lagi belajar, dan menjadi anak didik yang dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan negeri ini,”pungkasnya (Hsn).