Wakil walikota Palembang,Fitrianti Agustinda SH,bersama Ketua DPRD Kota Palembang H Darmawan SH di dampingi Ketua PGRI Sumatera Selatan,H.Ahmad Zulinto,SPd,MM  Saat Menghadiri Puncak HUT PRGI Ke-71 dan Perayaan Hari Guru Nasional di Gedung SMKN 2 Palembang, Selasa (29/11)

Wakil walikota Palembang,Fitrianti Agustinda SH,bersama Ketua DPRD Kota Palembang H Darmawan SH di dampingi Ketua PGRI Sumatera Selatan,H.Ahmad Zulinto,SPd,MM Saat Menghadiri Puncak HUT PRGI Ke-71 dan Perayaan Hari Guru Nasional di Gedung SMKN 2 Palembang, Selasa (29/11)

PALEMBANG,HS – Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke -71 memacu tenaga pendidik untuk tetap bersemangat dan dapat mencerdaskan anak bangsa. Dalam memberikan ilmu dalam proses kegiatan belajar mengajar diberikan dengan ikhlas, akan dapat membawa hasil yang luar biasa.
Pada momen Hari Guru Nasional dan HUT PGRI di tahun 2016, Pengurus PGRI kota Palembang dan pengurus ranting meminta,agar para guru bangkit bersemangat dan berkreativitas guna untuk meningkatkan mutu pendidikan yang selalu didengungkan.
“Guru yang profesional itu dapat meningkatkan mutu pendidikan, karena dari hari kehari apabila dilihat di lapangan semakin banyak guru mempersiapakn diri untuk jadi guru profesional yang sesungguhnya. Guru profesional sebagai pendidik yang memberikan pelayanan baik bagi peserta didikagar niat guru untuk mendidik anak bangsa dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih,” ujar Ketua PGRI Kota Palembang Hasanuddin, S.Pd. MM pada acara Perinagatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia dan Hari Guru Nasional (HGN) yang ke-71 di Aula SMK N 2 Palembang, Selasa (29/11)
Dalam menjalankan tugasnya Kata Hasanuddin, guru harus bersemangat, bila bersemangat dalam memberikan sesuatu yang luar biasa maka hasil yang akan diperoleh menjadi luar biasa.apabila guru dalam mengajar itu solid akan meningkatkan harkat dan martabat guru itu sendiri,”tegasnya.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melecehkan guru, karena dari para Guru inilah yang selalu setia mendampingi anak dalam menghadapi kondisi yang terjadi di era globalisasi saat ini. “Adanya pembentukan opini dunia maya yang membawa dampak radikalisme dan hedonisme pada anak, paradigma ini harus dikendalikan dengan menyelamatkan dan mengamankan anak bangsa melalui Guru dan Ulama, “ujarnya
Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, SH mengatakan, bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada guru – guru yang selama ini telah mendidik anak bangsa tanpa mereka kita tidak bisa menjadi sekarang ini,besar sekali jasa mereka,”ucapnya
Dan mengenai guru honor Agustinda angkat bicara,guru yang honor yang masa kerjanya belasan tahun nantinya dihimpun akan diusahakan honorer negeri karena pengabdian mereka didalam dunia pendidikan sangat besar jasanya dalam meningkatkan mutu pendidikan,”tukasnya.
ditambahkan Ketua PGRI Provinsi Sumsel H.Ahmad Zulinto,SPd,MM mengatakan,di Palembang saat ini guru honorer sudah menutupi kekurangan guru maupun yang sudah pensiun sebanyak 900 guru.”Kesejahteraan guru honor harus kita perhatikan mengingat gaji mereka sangat minim,”ujarnya.
Sementara itu untuk memajukan pendidikan Zulinto meminta agar UKG dan sebagainya dievaluasi kembali sebab kegiatan ini merugikan siswa. Bila dilihat masih banyak Guru yang gaptek akhirnya karena kesibukan mengurus UKG berakibat tugas mengajar yang menjadi tugas utama mereka ditinggalkan, ini sangat merugikan anak-anak lebih baik guru diberikan penambahan pelatihan dan workshop,”pungkasnya(Hsn)