????????????????????????????????????

Seorang guru sedang memberikan pembelajaran di kelas ( Foto : Hasan)

PALEMBANG,HS – Kinerja seorang guru yang telah memasuki masa pensiun haruslah tetap profesional. Disdikpora kota Palembang menegaskan tidak ada alasan bagi seorang guru yang malas atau capek mengajar muridnya, sekalipun guru tersebut sudah mendekati masa pensiun.

Kasi pengembangan Tenaga Pendidik (Tendik) TK/SD Disdikpora kota Palembang Dareni mengatakan, mengenai kinerja seorang guru yang mau memasuki masa pensiun harus tetap maksimal. “Sebab dalam peraturan di dinas pendidikan kinerja seorang guru haruslah tetap profesional dalam mengajar,” katanya.

“Khusus guru yang memiliki pengalaman mengajar bertahun-tahun atau guru yang mendekati masa pensiun, harus tetap konsisten jika diberikan amanah untuk mengajar baik di kelas 1 maupun kelas 6. Sebagai guru yang profesional, tentu mereka sudah mempunyai basic pengalaman dalam menghadapi murid-murid di sekolah,” jelasnya.

Apabila ada guru yang memasuki masa pensiun, kemudian mereka dapat tugas mengajar baik dikelas rendah ataupun kelas tinggi. Sudah sewajarnya mereka harus menjalani tugasnya seorang guru. Oleh karena itu kita minta guru tersebut harus tetap maksimal, kepada Kepala Sekolah kita juga meminta gurunya dibina, seperti diberikan arahan tentang cara teknik mengajar yang sabar dan profesional,” tegasnya.

“Guru itu sebagai panutan bagi murid, bukan menjadikan alasan siswa yang nakal atau bodoh menjadi alasan guru tersebut menjadi capek dalam mengajar. Guru itu harus tetap eksis, baik menjadi orang tuanya, teman atau pun saudara saat belajar,” paparnya.

Menangapi hal tersebut, salah satu wali kelas Guru SDN 230 Palembang Amnalaila mengatakan dirinya sudah bertahun-tahun mendedikasikan ilmu yang Ia dapat kepada anak didiknya.

“Sekarang ini mengajar kelas 2 A, bagi saya guru itu harus lebih giat lagi memeberikan ilmunya khususnya kepada siswa, walaupun dari mereka ada yang nakal, bandel, malas, dan jahil, sebagai guru harus tetap memberikan arahan,” katanya.

Ia menambahkan “Hampir 30 tahun saya mengajar di SD dan pada tahun 2018 nanti memasuki masa pensiun, saya ini hanya lulusan SPG, meskipun tidak bisa mengajar di SMP dan SMA, tapi seorang guru harus  berilmu meskipun usia tidak muda lagi dan menghadapi siswa yang bandel bukan menjadi kendala,  namun dapat mengatasi kenakalan siswa itulah menunjukkan kalau kinerja kita sebagai guru profesional,” pungkasnya(Hsn)