????????????????????????????????????PALEMBANG,HS – Salah satu upaya peningkatan profesionalisme guru dapat dilakukan cara melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara berkesinambungan. Praktik pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan profesionalisme guru.
“Suatu pembelajaran dikatakan berhasil apabila timbul perubahan tingkah laku positif pada peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Konteks ini pada dasarnya bergantung pada guru sebagai elemen penting dalam kegiatan pembelajaran,”ujar Kasi Kurikulum Drs. Haris Basid, M.Si
Dikatakannya,” Upaya perbaikan pendidikan perlu dilakukan dengan pendekatan konstruktivis. Oleh karena itu guru tidak hanya sebagai penerima pembaharuan pendidikan, namun ikut bertanggungjawab dan berperan aktif dalam melakukan Pembaharuan pendidikan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya melalui penelitian (class room action research) tindakan dalam pengelolaan pembelajaran di kelasnya, banyak faktor strategi yang dapat dilakukan oleh guru untuk menyampaikan pembelajaran kepada peserta didi, melalui media-media cara mengajar yang mudah, efektif serta bisa menciptakan suasana belajar mengajar yang menyenangkan,”ujarnya
Lanjutnya, disini guru dapat langsung melakukan dan menerapkan metode pembelajaran yang ingin disampaikan kepada siswa secara langsung, kalau guru tidak berhasil mengajar atau tidak menguasai kelas, maka dia harus mengevaluasi dimana letak kekurangan dia dalam menyampaikan pembelajaran sampai guru tersebut berhasil menguasai kelas.
“ PTK sebagai upaya untuk memperbaiki atau meningkatkan praktik pembelajaran secara berkesinambungan yang pada dasarnya ”melekat” penunaian misi profesional kependidikan yang diemban oleh guru. Dengan kata lain, tujuan utama PTK adalah untuk perbaikan dan peningkatan layanan profesional guru. Di samping itu, sebagai tujuan penyerta PTK adalah untuk meningkatkan budaya meneliti bagi guru,”jelasnya
Karena selama ini sambungnya, Bila dilihat dari realita dilapangan masih banyak guru-guru yang ada dikota Palembang perlu dibina dan ditingkatkan mutunya,karena itu guru itu adalah ujung tombak, berhasil tidaknya seorang siswa tergantung pada guru dan juga peran kepala sekolah yang membinanya, kalau kepala sekolah dan guru sudah bagus pasti masyarakat berbondong – bondong untuk menyekolah kan anaknya disekolah tersebut untuk menghasilakan produk anak didik yang handal,”tukasnya
Sementara Maulina. S.Pd,MM selaku kepala SD N 179 Palembang mengatakan, Dari sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi pembelajaran, maka salah satu faktor penentu yang sangat penting adalah guru. “Dengan guru yang berkualitaslah maka peningkatkan mutu pembelajaran dapat bertambah baik dan meningkat,”ujarnya
Untuk bisa menjadi guru yang berualitas kata Maulina, salah satu hal yang harus dikuasai oleh guru adalah kemampuan meneliti. Oleh karena itu, seharusnya guru mempunyai latar belakang pendidikan yang benar, guru dapat menguasai ilmunya, menguasai berbagai macam metode pembelajaran, guru memiliki kemampuan membuat evaluasi pembelajaran yang benar, guru mempunyai kepribadian sebagai seorang guru,dan menguasai berbagai macam media dan strategi pembelajaran dengan baik .
“Saat ini guru pun harus dinamis dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan perkembangan masyarakat yang terus berubah (termasuk di dalamnya perubahan sosial dan budaya). Agar guru terus dapat menjaga kualitas dan mutu pembelajaran di sekolah, maka guru harus terus mengkaji, membuat inovasi dan melakukan perubahan-perubahan dalam peroses pembalajaran di kelas,”ujarnya

Lanjutnya, Salah satu upaya dari sekian banyak aternatif pemecahan masalah yang dapat dilakukan guru adalah dengan melakukan penelitian yang berkenaan dengan pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian yang paling pas dilakukan oleh guru adalah PTK.
Maka dari itu Maulina menambahkan, Guru harus terbiasa mengevaluasi diri karena guru selalu dituntut untuk merefleksi segala yang telah dikerjakan. Sehingga apa yang terasa masih kurang dapat dikaji ulang dengan memberi pengayaan,”pungkasnya (Hsn).