MUARA ENIM,HS — Pemerintah Kabupaten Muaraenim dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muara Enim melakukan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018 mendatang.

Bupati Muara enim Ir H Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya mengatakan, Pilkada serentak tahun 2018 merupakan program strategis nasional yang harus dilaksanakan, dimana pendanaannya dibebankan pada APBD dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan setiap tahapan.

Muzakir menjelaskan, NPHD merupakan kesepakatan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan KPUD Muara enim atas pembahasan pendanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim tahun 2018.

“Besaran dana hibah yang telah disepakati dalam NPHD terebut yaitu Rp 54.220.265.000, yang telah menjadi dasar pencantuman besaran hibah pada APBD Muaraenim 2017 dan 2018, yang proses penetapannya sesuai peraturan perundang-undangan,” papar Muzakir.

Muzakir juga mengatakan, karena Pilbup dan wabup Muara enim tahun 2018 merupakan satu paket kegiatan, maka perjanjian hibah hanya dilakukan satu kali NPHD.

“Namun demikian, dalam hibah diperlukan adanya koreksi. Untuk itu jika nanti diperlukan dapat dilakukan penyesuaian melalui perubahann NPHD,” lanjut Bupati.

Dengan telah ditandatanganinya NPHD itu, Bupati berharap KPUD Muara enim dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.

“Walaupun dari segi penganggaran telah tersedia, kami juga mengharap dukungan dari semua pihak agar pelakasanaan Pilkada Muara enim dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses,” pungkas Muzakir

Sementara itu Ketua KPUD Muara enim, Rohani pada kesempaatan tersebut mengatakan, Pilkada serentak tahun 2018 diikuti oleh 171 daerah. Yakni 17 Provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Untuk provinsi Sumsel sendiri diikuti oleh 9 kabupaten/kota.

“Kita patut bersyukur, Kabupaten Muara enim merupakan salah satu kabupaten tersiap menyelenggarakan Pilkada,” kata Rohani.
Kesiapan tersebut, lanjut Rohani, tidak lepas dari dukungan semua pihak, tak terkecuali masyarakat kabupaten Muara enim yang sudah cerdas berdemokrasi.
Dijelaskan oleh Rohani, kedepan ada tiga agenda besar yang akan dihadapi, yakni Pilkada serentak yang bersamaan dengan Pilgub Sumsel tahun 2018, Pilleg dan Pilpres tahun 2019.

“Terkait Pilkada Muara enim 2018, selain bertanggung jawab terhadap pelaksanaan, KPUD juga bertanggung jawab terhadap persiapan. Salah satunya ialah penyusunan rencana anggaran dan kegiatan, yang semuanya berpedoman pada peraturan perundang-undangan,” tukasnya (edw)