SEKAYU,HS –  Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2018  di Stable Berkuda Sekayu, Rabu (10/10) terasa berbeda dari biasanya. Hal ini tak lain karena kehadiran Gubernur Sumsel yang baru H.Herman Deru
Selain Gubernur Sumsel Herman Deru, acara tersebut juga turut dihadiri Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia, Wakil Ketua Fauziah Mawardi Yahya, Bupati Muba Dodi Reza Alex, Ketua TP PKK Muba Tia Yufada, Deputi Bidang Pengendalian dan Pendudukan BKKBN RI Dwi Listia Wardani, dan perwakilan BKKBN se-Sumsel.
Adapun tujuan penting peringatan HARGANAS ke-25 ini adalah bagaimana kualitas ketahanan keluarga terbentuk, sehingga dapat membentuk karakter anak bangsa ke depan dalam menghadapi persaingan yang kian kompetitif.
Herman Deru menjelaskan setidaknya ada 8 fungsi ketahanan keluarga yang harus diperhatikan. “Yang pertama dan utama adalah fungsi agama, fungsi sosial budaya, cinta kasih, proteksi, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan”, ungkapnya.
Tak hanya poin di atas saja, peningkatkan kualitas ketahanan keluarga juga dapat dilakukan dengan cara menekan angka kelahiran dan mengatur jarak kelahiran, dengan program KB.
Peringatan HARGANAS ke-25 tingkat provinsi ini, mengusung tema Hari Keluarga Hari Kita Semua, dengan pesan inti Cinta Keluarga, Cinta Terencana.
Disampaikan Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia, bahwa peringatan hari keluarga nasional menjadi sangat penting artinya, karena dikaitkan dengan kenyataan agar semua memberikan perhatian akan pentingnya keluarga dalam membangun karakter bangsa. Hal ini penting guna mewujudkan keluarga Indonesia berketahanan yang lebih sejahtera.
Senada dengan Ketua TP PKK Sumsel, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, ketahanan keluarga sangat diperlukan. Salah satu yang harus dikedepankan adalah membangun ketahanan keluarga, melalui kegiatan-kegiatan positif.
Sementara itu, Deputi bidang pengendalian penduduk BKKBN RI Dwi Listia Wardani menghimbau kepada para ibu-ibu untuk memperhatikan seribu hari pertama anak-anak mereka.
 “Perhatikan seribu hari pertama bagi anak, bahkan sejak dari dalam kandungan, karena hal tersebut merupakan masa penting bagi pertumbuhan anak”, ungkapnya.
Dijelaskan juga oleh Dwi Listia Wardani, agar para ibu menyempurnakan pemberian Asi hingga usia enam bulan, yang bukan saja penting gizinya bagi bayi, tetapi juga menciptakan kedekatan antara ibu dan bayi.
Pada rangkaian kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Hari Anak Nasional Tingkat A Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2018, Gubernur Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia meninjau stand pameran yang diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-SumSel.
Tahun ini, bumi Serasan Sekate ditunjuk dan dipercaya Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Pusat untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Harganas ke-25 tingkat Provinsi Sumsel.