PALEMBANG, HS – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang periode 2018-2023, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda, mendapatkan dukungan resmi dari para Ulama yang tergabung dalam Asatidz Majelis Peduli Umat Rasulullah (Maspuroh).

Selain di Pilkada Palembang, Maspuroh juga deklarasikan dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ishak Mekki-Yudha Pratomo di Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2018.

Deklarasi yang dinyatakan Maspuroh dilakukan di Hotel Arista Palembang, Sabtu (2/6). Para Ulama di Kota Palembang kini sudah satu suara sengan menentukan sikap politik di Pilkada serentak 2018.

“Banyak faktor keberpihakan kami kepada kedua paslon petahana ini. Selain kinerja berkualitas selama menjabat, program dua pasangan ke masyarakat juga sesuai dengan kriteria para ulama,” ungkap perwakilan Maspuroh, Habib Mahdi Muhammad Syahab di Palembang, Sabtu 2 Juni 2018.

Menurut Mahdi, deklarasi ini dilakukan setelah melihat banyaknya berita yang beredar, terkait ijtihad politik Maspuroh. Selain itu, dukungan ini juga merupakan arahan Habib Rizieq Syihab.

“Setelah menyampaikan kajian tertulis tentang masing-masing calon dan mendapat arahan Imam Besar Habib Rizieq Syihab, maka Maspuroh secara resmi mengambil keputusan untuk mendukung paslon Nomor 1 di Pilkada Palembang (Harnojoyo-Fitrianti) dan Nomor 3 di Pilgub Sumsel (Ishak Mekki-Yuha Pratomo),” jelasnya.

Mahdi menerangkan, sejak awal Maspuroh tetap solid dan bermakmum kepada Habib Rizieq. Sikap yang diambil Maspuroh ini juga terkait Koalisi 212 dan Sumatera Selatan masuk dalam Kondisi point 3 dimana koalisi 212 tidak utuh atau terpecah.

Sehingga keputusan diserahkan pada para Ulamadan Habaib setempat yang selama ini Istiqomah mendukung Aksi Bela Islam. Dan komitmen untuk bermakmum sesuai arahan tersebut, tidak hanya dalam hal Pilkada serentak, namun juga pada Pileg dan Pilpres 2019.

“Sesuai arahan, ulama dan asatidz diminta untuk masuk dalam kebijakan politik demi menjaga kemaslahatan umat,” kata Mahdi.

Selain arahan Habib Rizieq, banyak alasan kuat keberpihakan Maspuroh kepada paslon Nomort urut 1, khususnya Harnojoyo. Salah satu yang menarik perhatian para ulama, yaitu program Shalat Subuh berjamaah dan gotong royong, yang diinisiasi Harnojoyo-Fitrianti di masa menjabat.

“Ada 27 poin yang menjadi dasar dukungan. Salah satunya ekonomi kerakyatan, penertiban tempat maksiat, memberantas narkoba di Sumsel, dan memposisikan pondok pesantren sejajar dengan lembaga pendidikan yang ada,” ujar Mahdi.

Tak hanya itu, sebagai pemimpin umat, selama menjabat, setiap keputusan yang diambil dari hasil konsultasi dengan beberapa pihak termasuk para ulama. Hal ini yang dinilai sebagai tindakan tepat bagi pemimpin masa depan.

“Mungkin paslon lain punya program serupa tapi tidak sama. Kita sudah berkomunikasi dengan sebagian besar paslon. Hasil keputusan bersama, kita tetap memilih untuk Pilkada Kota Palembang Harnojoyo-Fitrianti,” tutur Mahdi.