Striker SFC, Alberto'Beto' Goncalves membobol gawang Persegres Gresik tiga kali melalui sundulan kepalanya.

Striker SFC, Alberto’Beto’ Goncalves membobol gawang Persegres Gresik tiga kali melalui sundulan kepalanya.

PALEMBANG, HS – Sriwijaya FC berhasil memperbaiki penampilannya dan meraih poin penuh saat menjamu Persegres dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (13/10) dengan skor telak 3-0.

Tiga gol Sriwijaya FC diciptakan oleh pemain Brazil Sriwijaya FC, Alberto Goncalves dan mencatatkan dirinya sebagai top skor ISC 2016.

Babak pertama, Sriwijaya FC yang menderita dua kekalahan sebelumnya langsung tancap gas, Hilton yang tampil sebagai kreator mampu melakukan tusukan ke kotak penalti pada menit ke-39, melihat M Ridwan berada tanpa pengawalan ketat langsung memberikan umpan, namun Ridwan belum mampu membuka keunggulan.

Meski bermain di bawah tekanan, Persegres bukannya tidak memiliki peluang, Justru Patrick Da Silva mengancam pertahanan Sriwijaya FC setelah kiper Teja Paku Alam menepis bola dan memantul, beruntung sepakan Patrick masih bisa diblok bek timnas Indonesia Fachruddin Aryanto.

Hingga pertandingan berjalan 20 menit, SFC hanya mampu menguasai permainan dan belum mampu membuka keunggulan, barulah pada menit ke 26 Alberto Goncalves berhasil memecah kebuntuan.

Sebelumnya Hilton memberikan umpan silang kepada M Ridwan, Beto yang berada tanpa pengawalan mendapatkan umpan lambung dan mampu menceploskan bola. SFC unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat anak asuh Eduar Tjong meningkatkan serangan, pada menit ke-35 Giron yang membawa bola dari tengah berhasil melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun sepakannya masih bisa diselamatkan dengan baik oleh Teja Paku Alam.

Pada menit ke-36 Beto kembali menggandakan keunggulan melalui sundulan setelah mendapatkan umpan matang dari  Wildansyah. Berawal dari kreasi Hilton mampu melewati tiga pemain belakang Persegres. SFC unggul 2-0.

Beto yang tampil luar biasa pada pertandingan kali ini benar-benar menjadi momok menakutkan bagi pertahanan Gresik. Berawal dari tendangan bebas yang dilakukan Firman Utina ke depan gawang, Beto menyambutnya dengan sundulan dan membuat kiper Gresik memungut bola yang ketiga kalinya.

Hingga babak pertama usai, tak ada lagi gol yang tercipta, hattrick Beto membawa Laskar Wong Kito unggul 3-0.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC tetap menguasai pertandingan. Justru Persegres harus kehilangan pemainnya pada menit ke-53, Wismoyo mendapatkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah yang melanggar Hilton saat melakukan serangan.

Meski mendapatkan harus bermain dengan 10 orang, Gresik tak mau menyerah, bahkan mampu menciptakan beberapa peluang untuk memperkecil selisih gol melalui pemain-pemain depannya.

Memasuki 20 menit pertandingan babak kedua, Widodo melakukan rotasi untuk menyimpan pemain seniornya, dimana M Ridwan digantikan Yohanis Nasaba, sedangkan Firman Utina digantikan oleh pemain yang merupakan jebolan PON Sumsel Manda Cingi.

Terus menggempur pertahanan Gresik namun Sriwijaya FC tak mampu memperlebar keunggulan, hingga peluit berbunyi tanda berakhirnya pertandingan tak ada lagi gol tercipta. Sriwijaya FC menang 3-0 dan meraih poin penuh.

Dengan hasil kemenangan ini, Sriwijaya FC berhasil naik ke peringkat kedua dengan mengoleksi 40 poin, sementara Persegres masih bertahan di peringkat 15 dengan torehan 22 poin. (AND)