PALEMBANG,HS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghartapkan daerah ini bukan saja menjadi lumbung pangan nasional namun juga dapat menjadi sentra penghasil  ikan.

Hal tersebut diungkapkannya saat  menerima audensi Kepala Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Arif Wibowo bertempat di ruang tamu gubernur, Selasa (19/11) siang.

“Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, saya harapkan dapat mengembalikan citra Sumsel  sebagai daerah penghasil aneka ragam ikan lokal,” tegasnya.

Untuk itu dia  mengharapkan  Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan KKP untuk mengadakan kerjasama dan koordinasi dengan dinas perikanan provinsi, kabupaten/kota  dalam hal sosialisasi budidaya ikan serta cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan pada masyarakat tanpa merusak ekosistem.

“Untuk menjaga ekosistem perikanan kita, masyarakat  butuh informasi yang benar agar antara populasi dengan penangkapan seimbang. Bahkan lebih baik lagi jika citra Sumsel sebagai penghasil ikan air tawar lokal bisa surplus,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan KKP,  Arif Wibowo menegaskan, sejauh ini Provinsi Sumsel telah menjadi rujukan nasional bahkan internasional untuk  budidaya perikanan umum  terkait komitmen 10 negara plus 1 untuk pembangunan perikanan umum.

Dia juga menjelaskan  tugas Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan KKP yakni menjalakankan mandat mengelola perairan umum.

“Tugas kami diantaranya bagaimana mengetahui estimasi potensi perikanan umum, contohnya suaka perikanan untuk pengelolaan perikanan umumm,” paparanya.

Arif Wibowo melanjutkan tahun depan Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan KKP akan membangun suaka ikan yang dipusatkan di Science Technology Centre (STC) seluas 50 hektar dengan nilai pembangunan 2,5 milyar.

 

“Sumsel akan dijadikan rujukan jalur pembangunan ikan (fish way) yang dipusatkan di wilayah Komering,”  imbuhnya.

Dalam audensinya kali ini Arif Wibowo  juga mengundang Gubernur untuk hadir pada peringatan Hari Peduli Perikanan Perairan Umum Daratan pada 12 Desember mendatang.

“Kami berharap pak Gubernur dapat hadir untuk meresmikan kantor dan tebar benih ikan tembakang, juga launching output balai berupa aplikasi batas dan one data collection yang langsung diterapkan melibatkan para penyuluh perikanan,” pungkasnya