PALEMBANG,HS – Gubernur Sumatera Selatan bersama Wakil Gubernur, Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY) berjanji apabila tidak tuntas menangani persoalan yang ada di Sumsel makan keduanya akan mundur dari jabatan.
“Kalau kami ingkar janji dengan rakyat Sumsel, kami siap akan mundur dari jabatan yang kami emban ini,” kata Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya saat Kilas Balik Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018 bersama Gubernur Sumsel  Menuju “Sumsel Maju Untuk Semua” di Griya Agung, Jumat (28/12/2018).
Ia juga mengungkapkan, beberapa dari janji saat kampanye telah diterapkan HDMY, seperti larangan angkutan batubara melintas di jalan umum di Sumsel.
“Kita baru menjabat beberapa bulan ini telah tuntantas beberapa janji kita seperti larangan angkutan Batubara melintas, mengaktifkan kembali tugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Talak-Ruju (TR) dan lainnya,” pungkasnya
Ia juga menegaskan, kembali kebijakan program Herman Deru-Mawardi Yahya pada tahun 2019, akan diterapkan pro rakyat. Hal tersebut bertolak belakang dengan kebijakan pemimpin sebelumnya.
“Kita tinggalkan internasional-internasional, kesejahteraan dan kepentingan masyarakat Sumsel yang harus diprioritaskan,” tutupnya