PALEMBANG,HS – Buntut dari perlakuan  terhadap wartawan detik.com, Raja Adil Siregar empat organisasi besar wartawan di Sumatera selatn IWO, PWI, AJI dan UJTI bersatu untuk menyampaikan keprihatinan besama secara langsung kepada Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru Selasa (13/11/2018).
HD yang menemui langsung wartawan di halaman kantor Gubernur Sumsel, mengucapkan sangat menyesali perlakuan Walpri nya yang telah melakukan tindakan arogansi kepada wartawan detik.com.
“Secara pribadi saya mohon maaf, tapi ini akan menjadi koreksi bagi kami, ke depan saya minta silahturahmi kita tetap berjalan, karena modal membangun ini adalah bersatu,” ujar HD dihadapan para Wartawan.
HD juga mengatakan bahwa wartawan atau jurnalis sangat berperan pada dirinya dan proses politiknya bahkan sudah dianggapnya sebagai keluarga.
“Paling pantas disampaikan terima kasih, kejadian yang terjadi sangat menyentuh secara personal dan salah satu yang berperan dalam proses politik adalah wartawan, sehingga saya menjadi gubernur, yang telah memberitakan saya yang baik baik sehingga saya dilihat oleh masyarakat, Ini sangat saya sesalkan tentang kejadian itu, ditempat yang sangat terbuka, pulangnya saya lihat ada Konferensi pers saya kira ada , jujur saja saya marah karena wartawan sudah saya anggap sebagai keluarga,” jelasnya.
Sementara, Raja Adil Siregar Wartawan Detik.com mengharapkan kejadian ini Menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali.
“saya berharap apa yang menimpa saya tidak terulang kembali, tadi pak gubernur sangat menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi kembali termasuk protap pengawal, Mereka bersedia dengan permintaan maaf itu berarti mereka mengakui kesalahan nya,” tegas Raja.
Ketua IJTI Sumsel, Septiansyah Berharapa kedepan lebih baik dan gubernur mengakui oknum walpri
“Sikap gubernur sudah diterima. Harus dicontoh oleh masyarakat dengan duduk bersama jurnalis,” jelasnya
Senada, Ketua IWO Sumsel Sonny Kushardian mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel memenuhi beberapa permintaan dari para wartawan
“kami meminta Evaluasi kerja pengawaalan protokoler, Kita sangat apresiasi permintaan maaf gubernur yang mau duduk dengan wartawan dan menganggap wartawan adalah keluarga, kedepan kita ingin pak HD dapat kembali dekat dengan media,” tutupnya