BANYUASIN,HS – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memberikan apresiasi pada pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Barokatul Qodiri  yang konsisten dalam mencetak generasi yang berakhlak, bermoral dan Cinta Al Qur’an.
Apresiasi tersebut  diungkapkannya saat sambutan pada acara pengajian dalam rangka Isro Mi’raj Nabi Muhammad Shallahu Allahi Wassallam yang dirangkaikan dengan harlah Ponpes Barokatul Qodiri desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Senin (25/3).
“Tidak ada guna, pintar saja namun tidak berakhlak. Karena itu,  patut kita dukung dan berikan apresiasi pada Ponpes ini yang sudah 12 tahun mengajarkan ilmu agama serta ilmu pengetahuan lainnya” ungkap Herman Deru.
Di hadapan  ribuan  santri dan para orang tua santri di Ponpes tersebut, Herman Deru juga  mengajak masyarakat di Kecamatan Air Kumbang khususnya keluarga besar Ponpes Barokatul Qodiri untuk pandai bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berupa kekayaan yang berlimpah, negeri yang aman serta  terus doa agar para pemimpinnya tetap amanah.
“Sumsel  sekarang ini dalam kondisi aman. Mari kita jaga kebersama ini. Jangan terpecah belah karena beda pilihan. Terutama sebentar lagi kita ada Pileg dan Palpres,” tambahnya.
Terkait dengan  pembangunan  gedung sekolah dalam kompleks Ponpes Barokatul Qodiri  yang masih dalam tahap pengerjaan, gubernur berjanji akan membantu dengan menugaskan Kepala OPD terkait untuk membantu pembangunannya.
Sementara itu Bupati Banyuasin Askolani dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Sosial Pemkab Banyuasin, Senen Har dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang pada Gubernur H Herman Deru di Kecamatan Air Kumbang.
Dia juga memberikan apresiasi pada jajaran Ponpes Barokatul Qodiri yang bertekad menjadikan Banyuasin Relegius hal ini sejalan dengan Visi dan Visi Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2018-2023 yakni Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera yang salah satunya mewujudkan Banyuasin Religius.
“Kita bertekad menekan buta aksara Al Qur’an. Pembangunan di Banyuasin bukan fisik saja tapi juga mental dan spiritual,” tegasnya.
Dilain pihak pimpinan Ponpes Ust Ahmad Solihin dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang dan terimakasih pada Gubernur Sumsel yang sempat dalam harlah ponpes ini ke 12 Tahun 2019.
Menurut dia, Ponpes ini berdiri tahun 2006, sudah 12 tahun berdiri dan  pada tahun 2018 lalu, ponpes ini telah menyelenggarakan pendidikan formal, MTs dan MA.
“Keduanya 2018 kemarin sudah akreditasi artinya anak MTs dan MA ini sudah ujian mandiri di pasentren ini,” jelasnya.
Dikatakan, pada tahun  2019 ini pengurus  pesantren  Barokatul Qodiri  memprogramkan renovasi gedung MTs sebayak empat lokal yang masih membutuhkan bantuan dana yang cukup banyak.
“Diperkirakan dana yang dibutuhkan 400 juta. mohon kalau bisa pak Gubernur dibantu. Agar para anak didik kita ini bisa belajar dengan nyaman,” harapnya.
Tokoh masyarakat  setempat, Suprianto mengharapkan Gubernur dapat mengucurkan dana  Provinsi ke Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Banyuasin I.
Penceramah KH Nur Muhammad Iswandi dari Jakarta dalam tausiahnya mengajak umat mualim di daerah ini untuk tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala  serta menjaga silaturahmi dan hubungan baik dengan sesama umat manusia.