PALEMBANG,HS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memastikan Pemprov Sumsel siap all out mendukung RS Siti Khadijah menjadi RS unggulan. Pernyataan itu diungkapkannya saat menerima rombongan Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang, dalam rangka silaturhami sekaligus menerima arahan Gubernur terkait pengembangan Rumah Sakit Siti Khadijah di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (22/01).
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel H. Herman Deru menginginkan Rumah Sakit Siti Khadijah menjadi rumah sakit Islam unggulan, ditambah dengan tampilan-tampilan yang sangat menarik mulai dari lingkungannya, pelayanan yang ramah tamah hingga perfomanya.
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel mengaku siap membantu apapun kesulitan yang dihadapi oleh Rumah Sakit Siti Khodijah. 
“Jangan orientasi profit tapi syiar, saya menaruh perhatian besar terhadap Rumah Sakit Siti Khodijah ini, kedepan Rumah sakit Siti Khodijah harus menjadi rumah sakit Islam yang membanggakan,” ungkapnya 
Menurut Herman Deru, perfoma dari suatu Rumah Sakit menjadi gengsi tersendiri, bahkan ia menyebut pasien dapat sembuh lebih cepat karena pelayanan terbaik dari rumah sakit. 
“Minta Dinas Kesehatan Provinsi untuk mentriger ini, Pemprov Sumsel akan memberikan kemudahan-kemudah agar rumah sakit ini menjadi rumah sakit Islam unggulan,” tuturnya.
Dalam momentum Rumah Sakit Siti Khadijah Februari mendatang, ia menyarankan tidak hanya sekedar acara ceremonial saja tetapi ada aksi sosial yang diberikan kepada masyarakat. 
” Pada peringatan hari jadi nanti, supaya tidak hanya ceremonial saja agar melekat di masyarakat harus ada aksi sosial. Saran Saya seperti khitanan ataupun deteksi dini kanker rahim,” ujarnya.
Sementara Ketua Pembina Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang Dr. H. Burlian Abdullah memuji kepemimpinan Herman Deru yang berkomitmen untuk mensyiarkan islam. Ia berharap dibawah kepemimpinan Herman Deru persoalan yang dihadapi Siti Khodijah sampai saat ini belum terselesaikan terlebih mengenai prinsip hibah tanah segera terselesaikan. 
“Kita bersilaturahim dengan pak gubernur menyampaikan ada beberapa persoalan yang dihadapi belum terselesaikan terlebih mengenai prinsip hibah tanah yang selama ini masih hak pakai diharapkan karena prosedur yang panjang semoga di bawah kepemimpinan beliau segera diselesaikan,” tambahnya