Herman Masrudin Anggota DPRD OI

 

 

OGAN ILIR,HS – Bicara raelisasi aspirasi masyarakat tidak lah semudah membalik telapak tangan. belum realisasi terkadang muncul permasalahan seperti yang dialami Herman Masrudin Anggota DPRD OI saat mengajukan usulan pembangunan infrastruktur bagi mayarakat umum di wilayah kecamatan inderalaya,  inderalaya Selatan dan Inderalaya Utara

” Jika anggota DPRD OI saja susah mengusulkan pembangunan, bagaimana dengan rakyat jelata.” Demikian cetus anggota DPRD OI dari Fraksi PAN ini kepada Haluan Sumatera.com. Rabu (15/3/2017)

Ia menceritakan, sejak tahun 2015 hingga tutup tahun 2016. Usulan masyarakat baik berupa Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun aspirasi langsung ataupun usulan dari hasil reses yanh di sampaikan ke Pihak Pemkab OI seperti menguap begitu saja.
” bak maen sepakbola. tendang sana tendang sini. usulan demi usulan disampaikan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang dulu bernama PU Cipta Karya ini tak jelas. ehh saat di konfirmasi katanya di coret pihak Bappeda. ditanya ke Bappeda katanya memang PU CK yang tidak mengusulkan.” Urainya
Anggota itu DPRD tempatnya masyarakat bertitip aspirasi. orang yang di percaya untuk menyambung kan permasalahan sosial kepada pemerintah. sambung Herman. Dengan kata lain warga percaya kalau anggota DPRD itu sebagai penuntas permasalahan sosial.
”  jika tidak di sampaikan. warga akan menangih janji. ternyata setelah di sampaikan realisasi hanya tinggal janji. bahkan tak terbukti. namun saya berharap apapun usulan warga melalui amggota DPRD di tahun 2017 ini semoga dapat di wujudkan oleh pemkab OI.” tutup Herman.
Dihimpun, usulan yang pernah di sampaikan. Jalan titian dalam desa sudi mampir. Jalan pertanian. Jalan setapak perkebunan. lampu penerangan jalan komplek TPI. perbaikan jalan daerah Marpen-Talang Pangeran, penambahan tiang listrik dan perbaikan instalasi listrik di berbagai desa. (Arza)