PALEMBANG, HS –Walikota Palembang H Harnojoyo menekankan, mereka yang baru dilantik dituntut untuk dapat menunaikan tugas sesuai bidang masing-masing dengan baik, terutama kebijakan gubernur untuk mengangkat citra Kota Palembang di mata dunia, terlebih lagi sebagai tuan rumah menghadapi Asian Games 2018 mendatang.

Ini dikatakan Harnojoyo, usai acara pelantikan rolling pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Palembang, Kamis (1/9) di ruang rapat Parameswara Setda Kota Palembang.

“Kebijakan Gubernur Sumsel untuk segera ditindaklanjuti terutama  masalah penerangan Palembang. Ini menjadi tugas utama Kepala Dinas DJPP yang baru Edison setelah mengantikan Alex Fernandus,” ujar Harnojoyo.

Harnojoyo juga mengingatkan taman kota harus diperbanyak dan ada di setiap pelosok Kota Palembang.

“Palembang sudah mendapat predikat taman terbaik, kedepan citra baik itu harus ditingkatkan. Palembang harus lebih indah,” tegas Ketua DPC Demokrat Kota Palembang ini.

Harnojoyo juga berpesan kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan (DKK) Kota Palembang yang baru, Faisal AR, agar mampu mewujudkan Palembang sebagai kota terbersih untuk mendapat Adipura Paripurna.

“Harus tanggap dengan keluhan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Terutama masalah sampah di lingkungan sungai,” ujarnya.

“Jabatan baru ini merupakan tantangan, jadi kebersihan Kota Palembang harus lebih bersih lagi. Terlebih kegiatan gotong royong setiap hari Minggu harus lebih menjadi percontohan. DKK harus menjadi leader dalam kebersihan,” urai Harnojoyo.

Tantangan kedepan adalah menghadapi Asian Games, menurut suami Silviana ini, pusat wisata harus menjadi nyaman, jangan sampai wisatawan yang berkunjung ke Kota Palembang kecewa karena kondisi tidak aman.

Mengenai ketertiban tempat wisata Benteng Kuto Besak (BKB), Ampera  dan Kawasan 16 Ilir  yang menjadi tugas pokok Satuan Polisi Pamong Praja yang kini dijabat Alex Fernandus, Harnojoyo berpesan agar dapat memelihara ketertiban.

“Banyak informasi yang saya dapat dari instagram, laporan warga, pengamen sudah semena-mena sehingga membuat tidak nyaman pengunjung. Ini harus ditertibkan,” pinta Harnojoyo.

Untuk Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Palembang yang kini dijabat Ahmad Zazuli, Harnojoyo meminta untuk dapat mempertahankan predikat penghargaan yang telah diperoleh.

“Semuan investor pintu utamanya terletak di BPM-PTSP. Pelayanan prima harus menjadi prioritas dalam mengaet investor,” tegas Alumnus UBL ini.

Sedangkan, Isnaini Madani, menjadi ujung tombak untuk menggali dan mempromosikan potensi wisata yang ada, harus mampu mengangkat citra wisata yang ada selama ini.

“Banyak sekali potensi wisata yang tidak ada di kota lain, yang ada hanya di Kota Palembang. Nah ini menjadi tugas Isnaini Madani,” tegasnya.

Sementara, Dicky Lenggardi Tatung yang dipercaya menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota Palembang untuk selalu siaga menghadapi bencana alam.

Kurniawan yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang, harus mampu menciptakan Smart City. “Buat orang mudah mengakses seluruh informasi tentang Kota Palembang. Bila perlu melakukan study banding ke Bandung untuk mewujudkan Palembang Smart City,” tegasnya.

Sedangkan Ratu Dewa yang kini menjabat Kepala BKD Kota Palembang mengantikan Kurniawan harus mampu mendisiplinkan pegawai. (UDI)