JAKARTA, HS – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyaksikan penyerahan penghargaan PROPER 2016-2017 di Gedung II Istana Wakil Presiden RI pada Senin, 18 Desember 2017. Di penyerahaan PROPER Emas dan PROPER HIJAU, itu juga tampak hadir pimpinan tertinggi perusahaan juga hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Untuk periode ini, KLHK menetapkan 19 perusahaan sebagai penerima penghargaan PROPER EMAS dan 150 perusahaan sebagai penerima penghargaan PROPER HIJAU. Ada 1486 perusahaan mendapat peringkat Biru, 130 perusahaan berperingkat Merah dan 1 perusahaan berperingkat Hitam.

Bahkan, PLN memeroleh capaian 1 PROPER EMAS (PLTU Paiton PJB) dan 13 PROPER HIJAU (PLTGU Priok IP, PLTGU Gresik PJB, PLTGU Muara Karang PJB, PLTU Labuan IP, PLN Tanjung jati B, PLTP Kamojang IP, PLTG Gilimanuk IP, PLTD Pesanggaran IP, PLTGU Cilegon IP, PLTGU Muaratawar PJB, PLTGU Tambaklorok IP, PLTU Asam-asam PLN dan PLTGU Indralaya PLN).

Pencapaian di PROPER Hijau cukup membanggakan. Karena, ini baru pertamakalinya penghargaan dianugerahkan pada PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (PLN KITSBS) khususnya PT PLN (Persero) Sektor Dalkit Keramasan PL Indralaya. Dan merupakan anugerah PROPER HIJAU pertama pembangkit PLN di Pulau Sumatera.

Manejer PT PLN (Persero) Sektor Dalkit Keramasan yang mewakili penerima Anugerah PROPER HIJAU menyebutkan, bahwa proses implementasi yang dilalui oleh PLN Indralaya guna pencapaian ini tidaklah mudah. Memerlukan jangka waktu lebih dari tiga tahun untuk mendapat pencapaian PROPER HIJAU serta mapping program CSR berkesinambungan.

“Contohnya, pemberdayaan masyarakat melalui usaha tenun songket dan budidaya ikan belida yang merupakan program unggulan kita. Itupun tak lepas dukungan manajemen dan semua pihak juga para pendahulu kami yang kini jadi tugas kami kini meningkatkannya. Semoga segera menyusul unit KITSBS lainnya yang mendapat PROPER HIJAU. Ini harapan kita,” dijelaskannya. (REY)