PALEMBANG,HS – Ditengah-tengah kesibukannya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Ishak Mekki menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM provinsi Sumsel Dr. H. Sudirman D. Hury, SH, MM,. M.Sc, bertempat di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (22/03).

kunjungan silaturahmi ini bermaksud sekaligus meminta Wakil Gubernur hadir dalam pelantikan  kepengurusan  baru Organisasi Syarikat Islam (Organisasi SI) yang akan dikukuhkan langsung pengurus pusat.

Ishak Mekki menyambut hangat kedatangan Ka. Kanwil yang baru, dan dikatakan Ishak Mekki, Pemerintah provinsi Sumsel akan membantu dan terus mendorong Organisasi SI ini, apalagi Sumsel akan melaksanakan Asian Games 2018 nanti, sudah pasti banyak tamu-tamu dari Negara Timur Tengah yang berdatangan.

“Diharapkan Organisasi SI bisa bersinergi bersama Pemprov Sumsel untuk ikut serta mensukseskan Asian Games nanti,” harapnya

Provinsi Sumsel merupakan provinsi yang saat ini memang menjadi lirikan provinsi lain bahkan dunia, salah satu yang memantapkan Asian Games terlaksana di Sumsel adalah tidak terjadinya kerusuhan antar umat beragama, etnis dan budaya di Sumsel ini. Oleh karenanya organisasi SI ini sangat penting, sebab sesuai manfaat nya yang sangat mulia, organisasi ini juga sebagai wadah sumbang pemikiran untuk memajukan Sumsel jauh lebih baik.

“Pemprov Sumsel menyambut baik hadir kembalinya Organisasi SI, sehingga menumbuhkan kesadaran masyarakat melalaui kegiatan yang dilaksanakan oleh Organisasi SI,” tutur Ishak

Sementara Dalam kesempatan ini Dr. H. Sudirman D. Hury, SH, MM,. M.Sc menambahkan pelantikan kepengurusan baru ini diharapkan bisa menghadirkan kembali Organisasi SI yang dianggap sekian lama tertidur.

“Insha Allah ketika ini sudah resmi dikukuhkan 9 biro ini bisa mempunyai makna dan manfaat  untuk masyrakat Sumsel, yang juga untuk kemajuan Sumsel,” tuturnya

Lanjut Sudirman, saat ini Organisasi SI meminta kepada Pemprov Sumsel untuk membantu terkait memperkuat bukti kepemilikan aset berupa gedung Organisasi SI yang diakui oleh masyarakat.

Masih Sudirman, untuk diketahui sudah ada Mou antara Kementerian Hukum dan HAM provinsi Sumsel dengan Syarikat Islam, terkait menggarapkan ulama di Lapas provinsi Sumsel, sehingga kedepan masyarakat yang kurang beruntung yang sedang menjalani hukuman terkait kasus yang menyandungnya, ketika kembali ke masyarakat dapat diterima dengan baik di lingkungannya.

“Oleh karenanya organisasi SI bekerja bersama serta bahu-membahu untuk mendapatkan manfaat yang signifikan, ditambahlagi sekarang telah didukung penuh oleh Pemprov Sumsel, sudah pasti akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya (rilis humas pemprov)