PALEMBANG,HS – Dinas PUBM dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan memastikan kondisi jalan provinsi dipastikan tetap prima.

Hal tersebut terlihat dari penanganan Jalan Noerdin Panji  yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Sumsel, rabu (22/3).

“Kami mendapatkan informasi dan kami langsung tangani kerusakan jalan di Noerdin Panji ini, agar kondisi jalan tetap dapat dilalui,” kata Kepala Dinas PUBM dan Tata Ruang Sumsel, Ucok Hidayat melalui Kepala Bidang (Kabid) Jalan, Muchtar MA saat dihubungi.

Dijelaskannya, di Jalan Noerdin Panji ini sendiri ada tiga titik yang menjadi fokus perbaikan seperti pada titik STA 100, 150 dan 300. Karena, saat melihat kondisi tersebut, perbaikan sementara perlu penanganan segera.

“Ya, tujuannya agar kerusakan tidak bertambah parah jadi perlu ditangani segera,” tegasnya.

Untuk perbaikan sendiri, sambung Muchtar, pihaknya juga memastikan dalam waktu dekat akan memulainya, bahkan untuk perbaikan sendiri pihaknya menganggarkan Rp 900 miliar sampai dengan Rp 1 triliun.

“Saat ini prosesnya masih tender dan dalam waktu dekat proses ini selesai dan perbaikan pun baru akan dimulai,” terangnya.

Menurutnya, saat ini dana untuk pebaikan jalan sendiri mengalami keterbatasan akibat tejadinya defisit anggaran. Meskipun begitu, pihaknya optimis dapat mengatasi persoalan jalan di Sumsel.

“Pada 2015 ke 2016 terjadi pemangkasan anggaran. Sehingga memang perlu kerja ekstra dalam mengalokasikan anggaran perbaikan jalan di tahun tersebut. Bayangkan saja, dari sekitar Rp 1 triliun dipangkas 50%, tersisa Rp 300 miliar. Karena, Rp 200 miliar untuk bayar hutang Musi 6,” tuturnya.

Ada beberapa titik di Sumsel yang menjadi fokus perbaikan jalan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, termasuk untuk mendukung Asian Games 2018. Jikapun nanti kedepan ada kekurangan, akan ditutupi di anggaran tambahan perubahan.

“Nanti kita akan tampung di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Karena, 2018 tidak boleh ada lagi proyek berjalan karena penyelenggaraan Asian Games berlangsung,” tegasnya (MDN)