Foto (kondisi jalan gandus rusak parah)

PALEMBANG,HS – Banyaknya mobil besar yang melintasi jalan gandus, membuat jalan gandus rusak parah dan juga banyak lobang – lobang besar.
Sebagian warga menagih wakil walikota Palembang, Fitrianti Agustinda yang berjanji akan melakukan perbaikan jalan Lettu Karim Kadir kecamatan gandus tersebut.
Udit Bagus Crisdianto warga gandus Mengatakan, jika wawako Palembang di awal tahun 2018 lalu pernah berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh jalan gandus. Janji itu diucapkan wawako Palembang saat meninjau kerusakan jalan tersebut sebelum pemilihan kepala daerah 2018 lalu.

“Jalan ini satu-satunya akses bagi warga Gandus. Memang ditahun 2018 lalu sudah dilakukan perbaikan oleh Pemkot Palembang setelah sejumlah warga melakukan aksi pengumpulan koin untuk perbaikan jalan. Tapi perbaikan yang dilakukan menjelang Pilkada itu tidak dilakukan keseluryhan hanya per spot-spot yang saat ini memang kerusakannya paling parah,” katanya, Kamis (14/3/2019).

Lanjutnya, sejumlah titik yang belum sempat diperbaiki oleh Pemkot Palembang kondisinya kerusakannya sangat parah. Kerusakan seperti retak dan berlobang sudah merata di semua titik yang belum diperbaiki.

“Kami warga Gandus harus ekstra hati-hati dan bergiliran saat melintasi titik-titik yang rusak ini. Terkadang harus menunggu saat kendaraan besar seperti truk pengangkut pasir dan truk semen akan melintas. Kalau mengendarai motor masih mudah tapi kalau yang mengendarai mobil harus ekstra hati-hati,” jelasnya

Menurutnya, memang sudah saatnya Pemkot Palembang melakukan perbaikan jalan TKR Kadir, karena selain kerusakan yang parah dan menjadi satu-satunya jalan bagi warga Gandus.

“Kami sudah beberapa kali menyurati bahkan bertemu langsung dengan walikota Palembang dan memang ada perbaikan yang dilakukan. Tapi untuk titik yang tidak diperbaiki hanya dilakukan pengerasan dengan menggunakan batu split, saat musim hujan begini kembali hancur. Apalagi yang melintas jalan Gandus ini bukan hanya kendaraan pribadi, tapi kendaraan yang bertonase besar yang mencapai 20 ton,” ujarnya.

Ia berharap, perbaikan yang dijanjikan wawako Palembang di awal tahun lalu dapat direalisasikan. Selain itu perbaikan pun diharapkan dapat dilakukan secara total dengan spesifikasi infrastruktur sama dengan perbaikan sebelumnya.

“Setelah dilakukan perbaikan, Pemkot Palembang pun harus menegakkan aturan seperti pembatasan tonase kendaraan yang melintas. Jangan sampai kendaraan yang melintas tidak sesuaji dengan kelas jalan yang semestinya,” tutupnya