Foto : Ist

PALEMBANG,HS – Mantan model cantik IS (45) hingga saat ini merasa psikologinya masih tertekan dan terngiang atas janji palsu yang dilontarkan oleh cawagub Sumsel,  MY setelah menjalani hubungan selama 20 tahun lamanya.

Bahkan ia bersama kuasa hukumnya baru pulang dari Jakarta untuk melaporkan nasibnya ke Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

Juru bicara IS, Abdul Rafiq mengungkapkan pihaknya telah melaporkan nasib yang diderita oleh mantan model tersebut. Bahkan, kliennya sempat diteror dengan kiriman SMS yang menyebabkan psikologinya meras terganggu.

“Kita sudah ke komnasham pusat dan disarankan untuk berkosolidasi dulu dengan komnasham di daerah.  Intinya kami minta pertanggungjawaban MY terhadap IS,” tegasnya Rabu (23/5/2018).

Ia menyebut, pihaknya tidak menuntut banyak dan hanya ingin ada itikad baik dari MY atas jalinan kasih yang sudah dijalani sejak puluhan tahun lalu.

Atas janji palsu-palsu tersebut, IS merasa mengalami rugi waktu dan rugi dalam berbagai hal karena terlena janji palsu itu.

“Kalau dibilang fitnah kita ada buktinya, ini tak ada sangkut pautnya dengan politik. Kami ingin perjuangkan hak perempuan yang tersakiti. Semoga ada itikad baik dari MY,” tegas dia.

Sebelumnya, menanggapi hal tersebut, tim HDMY (Herman Deru-Mawardi Yahya) Alfrenzi Panggarbesi menilai hal tersebut  merupakan kampanye hitam dan murahan yang bertujuan menjatuhkan posisi Herman-Mawardi.

Pihaknya tak lagi kaget dan terpengaruh dengan isu-isu semacamnya. Sebab dari awal paslon ini maju sebagai salah satu kandidat Pilgub Sumsel, beragam isu gencar diangkat ke permukaan.

“Kami tidak mau melayani atau menanggapi, itu isu murahan, isu kampungan. Tidak tahu lagi ada kampanye hitam apalah makin mendekati hari pencoblosan,”